Suara.com - Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai NasDem, Demokrat dan PKS masih tak kunjung lakukan deklarasi.
Menjawab hal tersebut, politisi Partai Nasdem Bestari Barus menyatakan partainya sudah melakukan deklarasi dengan mengusung Anies Baswedan.
NasDem sendiri menghormati PKS dan Demokrat yang saat ini dikabarkan masih konsolidasi internal partai.
"Nah kalau PKS dan Demokrat mereka masih melakukan konsolidasi internal, patut dihormati," kata Bestari Barus dikutip Suara.com dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Jumat (16/12/2022).
Selain itu, Bestari Barus menegaskan bahwa calon presiden dari pihak mereka takkan ada perubahan dan tetaplah Anies Baswedan.
"Tapi kalau (calon) presidennya udah kira-kira aman-amanlah itu udah Anieslah ini. Kan gitu ya," sambungnya.
Bestari Barus menyebut jika deklarasinya Anies terus menerus akan tanggung, terlebih waktu pun masih panjang.
Lalu, ia menyampaikan bahwa pihak mereka kini memang sedikit lambat daripada sebelumnya. Pasalnya, PKS dan Demokrat masih melakukan konsolidasi internal hingga akhirnya ada kesepakatan bersama.
"Maka saya beberapa kali menyampaikan. Lambat ada yang ditunggu, cepat pun ada yang diburu. Sekarang ini agak lambat sedikit karena memang kawan-kawan ini kan harus berkonsolidasi secara internal terlebih dahulu, baru kemudian memutuskan untuk bersama-sama," jelasnya.
Bestari Barus menyampaikan untuk tak perlu khawatir mengenai deklarasi capres-cawapres dari Koalisi Perubahan.
"InsyaAllah Anies Baswedan calon presiden," tutupnya.
NasDem Setia Menunggu di Koalisi Perubahan, Tapi Demokrat dan PKS Punya Strategi Masing-masing
Ketua DPP NasDem Sugeng Suparwoto mengatakan, deklarasi koalisi yang akan mengusung Anies Baswedan menjadi bakal capres tersebut masih menunggu keputusan masing-masing partai. Ketiga partai di Koalisi Perubahan memiliki strategi sendiri, sebelum menentukan kapan waktu yang tepat.
"Masing-masing, lagi-lagi masing-masing punya strateginya," kata Sugeng, Jumat (16/12/2022).
"Demokrat punya strategi kenapa belum mengumumkan hari ini. PKS juga demikian, yang itu kami bahas di tim kecil," ujar Sugeng.
Berita Terkait
-
Aksi Bersih-bersih Elon Musk Mulai Makan Korban, Akun Twitter Said Didu Kena Suspend dan Petinggi Partai Demokrat Kehilangan Ribuan Followes
-
Bicara Soal Pilgub DKI, Heru Budi: Jadi Penjabat Gubernur Aja Sudah Susah, Berat
-
Anies Baswedan Dinilai Sukses Sulap Jakarta Jadi Kota Berkelas Internasional, Helmi Felis: Belum Pernah Ada yang Begini.
-
Jika Ingin Ikuti Jejak Safari Politik Anies, Pejabat yang Mau Nyapres Disarankan Lepas Jabatan
-
Najwa Shihab Beberkan Alasan Mengapa Tak Pernah Undang Anies Baswedan: Gue Bukan KPK atau Polisi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya