Suara.com - Seorang bocah bernama Rizki Aditya (13) menjadi korban pembegalan dengan modus berpura-pura korban dituduh sebagai pelaku kejahatan. Akibatnya Honda PCX yang dikendarai Rizki raib.
Adapun peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Bulak Timur, RT 02/9 Kelurahan Cipayung, Depok Jawa Barat. Modus ini bukanlah modus baru, karena beberapa waktu lalu, polisi juga sempat merilis kasus dengan modus serupa.
Ketua RT di lokasi kejadian, Heriyansyah mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (17/12/2022) sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu pria yang karib disapa Jefri ini, mengatakan ada salah seorang warganya yang melaporkan peristiwa itu kepadanya.
“Saat itu warga saya lapor kalau ada anak usia 13 tahun jadi korban hipnotis,” kata Jefri, kepada Suara.com, saat ditemui di lokasi, Depok, Jawa Barat, Senin (19/12/2022).
Rizki, saat ditemui Jefri seperti orang kebingunggan. Jefri sempat menanyakan perihal kejadian itu, namun Rizki masih terlihat trauma dan hanya menjawab seadanya.
Saat itu, Jefri sempat menanyakan bagaimana hal itu bisa terjadi. Jefri juga meminta Rizky, untuk diantarkan ke tempat ia dihentikan oleh pelaku.
“Kami antar anak ini ke lokasi (dipepet) dulu, ternyata dekat air isi ulang si biru. Terus dia diajak muter lagi, lewat daerah kita. Terus gak lama dia ditinggal,” ungkapnya.
Kepada Jefri, Rizki bercerita, kejadian bermula saat ia mencukur rambut. Rizki yang merupakan warga Pleret, Citayam Bogor ini, mencukur rambutnya di kawasan Bojong Gedong Terong.
Namun usai memotong rambut, ia yang hendak pulang ke Citayam, mencari jalan lain lantaran jalan yang biasanya macet.
Baca Juga: Pengedar Ganja Ditembak Polisi Saat Transaksi di Cipayung Jakarta Timur
“Karena daerah sana macet makanya dia lewat Bulak Timur. Mungkin udah dibuntutin. Nah pas tempat isi ulang si biru, dia distop di situ,” jelasnya.
Jefri kemudian mengantarkan Rizki pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah, Jefri menceritakan kronologi kejadian kepada orang tua Rizki.
Perkara ini telah dilaporkan ke Polsek Pancoran Mas, Depok. Orang tua Rizki melaporkan perkara ini siang tadi.
“Tadi saya ditelepon katanya bikin laporan tadi siang, mungkin mereka kemarin siap-siapin berkasnya dulu kali,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Komplotan maling sepeda motor di Cipayung, Depok, Jawa Barat, menyasar seorang anak yang masih berusia 13 tahun. Pelaku menggunakan modus menuduh korban telah menganiaya keponakannya.
Kejadian ini terjadi pada Sabtu (17/12/2022) kemarin siang. Dalam video rekaman CCTV yang diunggah akun Instagram @lensa_berita_jakarta, terlihat pelaku berjumlah dua orang.
Berita Terkait
-
Pengedar Ganja Ditembak Polisi Saat Transaksi di Cipayung Jakarta Timur
-
Sudah 5 Kali Beraksi, Pelaku Begal Damkar di Tambora 'Dihadiahi' Timah Panas oleh Polisi
-
Wajib Nyabu Sebelum Beraksi, Komplotan Begal Petugas Damkar di Tambora Ternyata Budak Narkoba
-
Motor Dipepet, Tangan dan Punggung Petugas Damkar Disabet Begal Pakai Celurit di Tambora
-
Pelaku Begal Petugas Damkar di Tambora Selalu Bawa Celurit untuk Lukai Korban yang Sudah Tak Berdaya
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus