Hakim heran Ferdy Sambo tidak turun di depan pagar
Selanjutnya, hakim merasa heran mengapa Sambo tidak turun di depan pintu pagar. Sambo mengaku saat itu dirinya masih ragu karena akan meminta konfirmasi Yosua terkait cerita Putri pada malam harinya.
"Seorang ajudan tidak mesti menghindar. Saya juga lihat Saudara kenapa tidak turun di depan pintu pagar?" cecar hakim.
"Karena waktu itu saya masih ragu karena saya sudah sampaikan istri saya akan konfirmasi malam," ujar Sambo.
Namun, semakin diingat, Sambo mengaku terus memikirkan perkataan istrinya terkait pelecehan yang dilakukan Yosua. Ia bergumam jika lebih baik mengonfirmasi saat itu juga. Ia pun langsung meminta Ricky Rizal memanggil Yosua masuk ke dalam rumah.
Ferdy Sambo mengaku emosi
Hakim bertanya berapa lama waktu yang Sambo butuhkan dalam merubah rencana konfirmasi tersebut. Mantan Kadiv Propam Polri itu menjawab sangat cepat karena dirinya sudah sangat emosi. Ia melabrak Yosua terkait peristiwa di Magelang.
"Berlangsung berapa lama kejadian tersebut?" tanya hakim.
"Cepat sekali Yang Mulia karena masuk saya sudah emosi. Saya tanyakan kepada Yosua 'kenapa kamu tega kurang ajar sama ibu'," ungkap Sambo.
Baca Juga: Kepingin Rayakan Natal Bareng Keluarga di Penjara, Ferdy Sambo: Mohon Doanya
"Saya sudah lupa saya bintang dua, saya pejabat utama. Saya perintahkan Richard 'hajar Chad'. Kemudian dia (Richard) kokang tembak," sambungnya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Kepingin Rayakan Natal Bareng Keluarga di Penjara, Ferdy Sambo: Mohon Doanya
-
Putri Sambo Jadi Artis TikTok, Endorse Brand Kecantikan Gisella
-
'Bapak Tega Kepada Saya', Ucap Chuck Putranto ke Ferdy Sambo karena Dilibatkan Kasus Pembunuhan Yosua
-
'Tampar' Luhut Soal OTT, Adhie Massardi: Lihat Kasus Sambo! Bangsa Ini Nyaris Tak Punya Etika Kekuasaan
-
Hakim Marahi Sambo Soal Beri Perintah Kontradiktif: Tahu di Hukum Pidana Ada Pertanggungjawaban Atasan?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar