Suara.com - Pengemudi mobil berpelat merah tertangkap basah anggota polisi lalu lintas Polres Metro Jakarta Timur saat menggunakan pelat nomor khusus RFN palsu. Aksi ini diduga dilakukan pelaku untuk menghindari tilang elektronik atau e-TLE terkait aturan ganji genap.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @TMCPoldaMetro terlihat pelaku mencopot pelat palsu dengan nomor B 1408 RFN. Saat dibuka baru diketahui bahwa kendaraan tersebut aslinya berpelat nomor merah B 1109 PQQ
"Mengganti pelat nomor atau TNKB yang harusnya plat merah diganti pelat RF," kata salah satu anggota polisi lalu lintas.
Kasat Lantas Wilayah Jakarta Timur AKBP Edy Surasa menyebut peristiwa ini terjadi di kawasan Cawang, Jakarta Timur, pada Senin (26/12/2022) pagi tadi.
"Kami periksa ternyata tidak benar. Dan kita cek pelat merah dari instansi mana itu. Kan kita suruh lepas suruh ganti yang asli pelat merah dia," kata Edy kepada wartawan, Senin (26/12/2022).
Edy memastikan pelaku telah diberikan sanksi berupa teguran. Sedangkan pelat nomor RFN palsu yang digunakan oleh pelaku kekinian telah disita sebagai barang bukti.
"Kita tadi sudah dilakukan penindakan. Sanksi nya itu lebih ke peneguran dan kita copot pelat nya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
4 Jalur Alternatif ke Puncak Menghindari Ganjil Genap saat Libur Tahun Baru 2023
-
Pelaku Pembuang Tinja ke Saluran Air di Cawang Tertangkap, Langsung Diperiksa Dinas LH DKI
-
Bukan Sekali Dilakukan, Dinas LH DKI Ungkap Truk Tinja Buang Limbah Sembarang itu Milik Swasta
-
Cara Mudah Menggunakan Fitur Ganjil-Genap di Google Maps
-
Dinas LH DKI Buru Truk Sedot Tinja Buang Pup di Cawang, Izin Usaha Pelaku Terancam Dicabut
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK