Suara.com - Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan, kebanyakan pornografi yang diproduksi di Indonesia dibeli oleh orang luar negeri. Transaksi pornografi yang paling disoroti PPATK, yakni chlid sex abuse atau pemaksaan seks terhadap anak.
Plt Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK Danang Tri Hartono menyebut, transaksi pornografi yang paling disoroti lembaganya yakni child sex abuse atau pemaksaan seks terhadap anak.
"Memang fokus kita yang pertama itu child sex abuse yang dimana Kita identifikasi itu sebagaian besar konsumennya itu, dari luar Indonesia," kata Danang saat ditemui wartawan di Kantor PPATK, Jakarta Pusat pada Rabu (28/12/2022).
Dia menyebut anak-anak Indonesia marak menjadi korban child sex abuse.
"Dan kita di Indonesia yang jadi korbannya, anak Indonesia yang jadi korbannya," ujar Danang.
Temuan tersebut berdasarkan pola notifikasi transaksi keuangan yang dipantau oleh PPATK.
"Transaksi dari seorang yang kami anggap dia sebagai operator, dia sewa hotel, bayar ke anak dan sebagainya. Itu yang kami identifikasi dan dana masuknya dari identifikasi yang tanda kutip memang mengarah ke sana," jelas Danang.
"Jadi notifikasi-notifikasi yang berbau pornografi dari pembelinya," katanya.
Namun, Danang belum dapat mengungkap secara rinci nilai transaksi dari bisnis haram tersebut. Namun dipastikan angkanya mencapai ratusan juta rupiah dalam kurun waktu 2021-2022.
Baca Juga: PPATK Diam-diam Blokir Rekening Milik Brigadir Yosua, Ada Apa?
"Kita lihat bisa mencapai ratusan juta karena kita sudah melihat dalam periode yang agak panjang ya, dan itu berkali-kali nyewa hotel atau apartemen," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata
-
Iran Bebaskan Warga Negara Amerika yang Ditahan Sejak 2024, Respon Donald Trump Bikin Kaget
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja