Suara.com - Isu reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo membuat Partai NasDem kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya tiga menteri Partai NasDem disebut-sebut akan didepak dari kabinet.
Partai NasDem tegas mengaku siap dengan apapun keputusan Jokowi nantinya. Namun, pengamat politik Adi Prayitno menduga Partai NasDem akan bereaksi keras bila sampai menteri-menterinya dicopot.
Meski menariknya, Adi membayangkan sebenarnya Partai NasDem juga sudah menanti-nanti kesempatan untuk didepak dari kabinet pemerintahan Jokowi.
"Saya justru membayangkan bahwa inilah yang sebenarnya diinginkan oleh Gus Choi dan kawan-kawan. Mereka itu dikeluarkan. Mereka nggak mungkin keluar, tapi nunggu dikeluarkan, ini yang sebenarnya ditunggu," jelas Adi.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu menilai dikeluarkannya Partai NasDem dari koalisi pemerintahan bisa dijadikan amunisi untuk membangun isu tengah dizalimi oleh pemerintahan Jokowi.
"Ini akan jadi amunisi, sebagai bangunan isu, bahwa mereka itu dizalimi dalam konteks ini," tegas Adi, dikutip dari tayangan MNC NEWS di kanal YouTube Official iNews, Rabu (28/12/2022).
"Bayangkan Partai NasDem ini cukup loyal dan total sampai Oktober 2024. Bahkan sampai saat ini, setelah NasDem mencapreskan Anies, kita melihat semua elite-elite NasDem terus taat terhadap semua keputusan politik yang dikeluarkan Jokowi, itu menunjukkan, bagi NasDem, Jokowi adalah teman sampai kapanpun," sambungnya.
Namun opini ini jelas tidak sejalan dengan sikap partai-partai koalisi lain, sebab pencalonan Anies Baswedan dianggap menunjukkan keinginan Partai NasDem untuk berpisah jalan.
"Untuk apa NasDem capek-capek usung Anies kalau terus ingin jalan bersama? Yang diusung adalah Anies Baswedan yang dianggap sebagai cawan kelompok oposisi yang terus menghantam kekuasaan politik pemerintah," terang Adi.
Baca Juga: Nestapa 'Meme Stupa' Roy Suryo: Dikecam Ngalur-ngidul Malah Touring, Kini Divonis 9 Bulan Penjara
Namun Adi menyebut Partai NasDem juga memiliki hitung-hitungan politiknya tersendiri, apalagi karena reshuffle kabinet menunjukkan kredibilitas partai.
"Kalau tiga-tiganya diganti lalu kursinya dihabisi, saya kira NasDem akan mengambil komando perlawanan itu dari luar. Bahwa poros perubahan betul, bukan hanya restorasi, tapi mungkin akan terjadi revolusi isu," ungkap Adi.
"Tapi kalau kemudian yang di-reshuffle itu cuma dua, yang Menkominfo itu dibiarkan, ini tentu tidak bisa jadi amunisi bagi NasDem untuk mengkapitalisasi mereka itu sedang terzalimi," tandas Adi.
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat Curiga Isu Reshuffle Sudah Dirancang Surya Paloh dan Jokowi, Sebut NasDem Bisa 'Untung' Kekuasaan
-
Projo: Isu Penundaan Pemilu dan 3 Periode Berbahaya Buat Jokowi
-
CEK FAKTA: Beredar Video Istana Kabarkan Jokowi Tumbang dan Dalam Kondisi Terbujur Kaku, Benarkah?
-
Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, Siapa Saja Calon Potensial Menteri Pertanian?
-
Ngaku Prihatin Nasib Guru Honorer, AHY Lagi-lagi Bandingkan Era Jokowi dan SBY: Zaman Kita Dulu..
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan
-
Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS
-
Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?
-
DPRD DKI: Jakarta Mimpi Jadi Kota Global Tapi Anak Putus Sekolah Masih Banyak
-
Indonesia Berpotensi Ciptakan 10 Juta Green Jobs, Surya dan Air Jadi Kontributor Utama
-
Babak Baru Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Pilih Jalur Isolasi Maritim Total
-
Riset Koaksi Ungkap Paradoks Green Jobs di Indonesia: Mengapa Lulusan Formal Sulit Direkrut?
-
Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah
-
Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu