Suara.com - Kehadiran Presiden Joko Widodo ke Gereja Katedral di Bogor dan berkesempatan untuk naik mimbar usai perayaan Ekaristi Natal menuai kecaman dari Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.
Menurutnya, dalam Hukum Kanonik atau konsitusi tertinggi Gereja Katolik, selain petugas gereja dilarang untuk naik ke mimbar karena di belakang ada Sakramen Mahakudus.
"Untuk menjaga keagungan mimbar, hendaknya hanya pelayan sabda yang melaksanakan tugas di sana," ujarnya merujuk ketentuan Mimbar menurut PUMR:39 saat dikonfirmasi pada Jumat (30/12/2022).
"Apa yang NP sampaikan itu benar adanya. Apalagi dia naik ke area altar. Di atas altar ada Sakramen Mahakudus," lanjut Pigai.
Lebih lanjut, Pigai menjelaskan bahwa imam tidak pernah salah, orang-orang yang memanfaatkan gerejalah yang sebenarnya salah.
"Kami awam Katolik juga Imam Katolik adalah orang-orang paling terdidik di palanet ini & karena iman yang hidup kita yang meluruskan dan menjaga kesucian Gereja Katolik," ujarnya.
"Intinya banyak orang baik pelayan gereja, umat apalagi masyarakat umum tidak paham," tambahnya.
Oleh karena itu, Pigai merasa harus tegas untuk memberikan keselamatan kepada kesucian mimbar dan altar di gereja Katolik.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
"Saya harus tegas untuk selamat kesucian mimbar dan altar dan sakramen maha Kudus," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mencak-mencak Lihat Jokowi Masuk Gereja, Warganet Unggah Kembali Video Natalius Pigai Hadiri Acara 212 di Monas
-
Skakmat! Usai Kecam Jokowi Masuk Gereja, Blunder Pigai Disentil Komunitas Katolik: Didaftarin Sekolah Minggu Loh..
-
Marah Jokowi Masuk Gereja, Cuitan 'Anda Bukan Tuhan Allah' Natalius Pigai Diserang Balik: Kunjungan Anies Gak Kau Kecam?
-
Natalius Pigai Mengecam Presiden Jokowi yang Mengunjungi Gereja saat Misa: Ini Rumah Allah yang Kudus!
-
Jokowi Datangi Gereja di Bogor Saat Misa Tuai Kecaman, Natalius Pigai: Anda Bukan Tuhan Allah, Ini Rumah Allah yang Kudus!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan