Suara.com - Partai NasDem telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden untuk Pilpres 2024 mendatang. Pencalonan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun menuai pro dan kontra dari beberapa pihak, salah satunya PDI Perjuangan.
Hal ini lantaran Anies Baswedan dikenal sebagai antitesis dari Presiden Joko Widodo. Sehingga muncul kekhawatiran jika mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut terpilih sebagai presiden, maka program-program yang telah dijalankan oleh Jokowi terancam bakal berhenti, salah satunya proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menyusul hal tersebut, Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie angkat bicara. Ia menerangkan jika setiap pemimpin memiliki strategi yang berbeda-beda, sehingga sah-sah saja jika ada program dari Jokowi yang tidak dijalankan oleh presiden selanjutnya.
Politisi yang kerap disapa Gus Choi ini juga menjelaskan bahwa meskipun mungkin saja memiliki kebijakan yang berbeda, tapi Anies Baswedan akan mempertahankan prinsip berbangsa dan bernegara.
"Setiap pemerintahan boleh jadi berbeda. Berbeda dalam konteks strategi, berbeda dalam konteks prioritas. Tapi sama-sama menuju cita-cita nasional dan mempertahankan sendi-sendi bangsa yang disudah diletakkan oleh pendahulu," terang Gus Choi seperti dikutip melalui tayangan Indonesia Lawyers Club pada Minggu (8/1/2023).
Ia tegas menyatakan jika bakal calon presiden dari partainya ini akan tetap memegang teguh pilar ideologis Indonesia.
"Dalam konteks Presiden Jokowi misalnya dengan Anies ketika jadi presiden boleh jadi berbeda, tetapi prinsip-prinsip tidak boleh berbeda, ini sama. Indonesia tetap Pancasila, tidak bisa yang lain, bukan khilafah atau syariah," sambungnya.
Pada kesempatan ini, Gus Choi menerangkan jika kebijakan-kebijakan yang diambil oleh seorang pemimpin pasti memiliki tujuan yang baik, yakni untuk mengimplementasikan tujuan nasional.
Baca Juga: Dua Menteri Terancam Didepak Jokowi, 'Dosa' NasDem Gegara Usung Anies jadi Capres 2024?
Berita Terkait
-
Dua Menteri Terancam Didepak Jokowi, 'Dosa' NasDem Gegara Usung Anies jadi Capres 2024?
-
CEK FAKTA: Beredar Video Pelaku Penganiayaan Relawan Anies Ternyata Loyalis Ganjar, Benarkah?
-
PAN Cerita Kadernya Dulu Mundur dari Menteri karena Beda Haluan dengan Jokowi, Sindir Nasdem?
-
Rizal Ramli 'Dukung' Pemakzulan Jokowi: Bisanya Cuma Utang dan Nyusahin Rakyat, Mundur Saja
-
Jelang HUT PDIP ke-50, Megawati Sampaikan 7 Perintah untuk Kader, Ini Isinya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia