Suara.com - Terdakwa Ricky Rizal mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo memberikan handphone iPhone 13 Pro Max kepada anak buahnya usai tragedi pembunuhan Brigadir J.
Ricky menceritakan saat itu Ferdy Sambo menanyakan jenis handphone ke dirinya, Kuat Maruf dan Bharada E alias Richard Eliezer ketika berada di rumah Saguling.
Kala itu, Eliezer menjawab memiliki HP merek Oppo, Kuat Maruf mempunyai HP Samsung, sedangkan Ricky sendiri iPhone.
Sambo pun langsung memberikan HP iPhone 13 Pro Max kepada mereka sebagai ganti HP ketiganya yang akan disita.
"Nanti kan handphone pasti pasti akan disita, kalian pakai handphone yang baru aja. Nanti handphone kalian yang lama di sita. Ini sebagai ganti untuk handphone kalian yang disita," ungkap Ricky Rizal mengulangi perkataan Ferdy Sambo, dikutip Suara.com dari tayangan KOMPAS TV pada Senin (09/01/2023).
Ferdy Sambo pun menyerahkan dengan tangan sendiri iPhone pengganti HP yang disita, kepada Ricky Rizal, Richard Eliezer dan Kuat Maruf.
"Seinget saya bapak sendiri. Yang menyerahkan ke kami bapak," ungkap Ricky.
Ketika kejadian penyerahan itu, di ruang kerja tersebut terdapat lima orang, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Rixky Rizal, Richard Eliezer, dan Kuat Maruf.
Putri Candrawathi dikabarkan keluar ruangan ketika Sambo menyerahkan uang di amplop, namun Putri masuk lagi ke ruangan ketika suaminya menyerahkan iPhone tersebut.
"Pada saat saya di lantai 2 itu di depan ruang kerja, seinget saja ada bapak sama ibu, tapi ketika kami masuk ibu keluar," ujar Ricky.
"Jadi pada saat saudara masuk bersama Kuat Maruf dan Richard, terdakwa Putri ada di dalam situ. Kemudian saudara masuk, saudara Putri keluar?" tanya hakim.
"Iya Yang Mulia," jawab Ricky.
"Kemudian pada waktu penyerahan uang dia tidak ada, tetapi pada waktu penyerahan handphone terdakwa Putri masuk lagi ke dalam ruang kerja itu?" tanya hakim.
"Betul Yang Mulia, seinget saya ada ibu Putri," jawab Ricky.
Setelah diberi hadiah iPhone dari Sambo, Ricky mengaku sempat memasang kartu SIM lama miliknya di handphone barunya itu.
Berita Terkait
-
Pengakuan Ricky Rizal Tak Lihat Ferdy Sambo Tembak Yosua Gara-gara Suara Romer, Hakim Heran: Luar Biasa..
-
Sidang Tuntutan Digelar Pekan Depan, Bripka Ricky Rizal Bakal Dituntut Pasal Pembunuhan Berencana Yosua?
-
Emosi! Jaksa Semprot Ricky Rizal: Terserah Kau Lah Mau Ngeles-ngeles
-
Ngaku Tak Dengar Perintah Sambo 'Hajar Chad', Hakim Cecar Ricky Rizal: Itu Kan Ruangan Kecil, Tak Sebesar Ruang Sidang!
-
Ricky Rizal Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo Tembak Yosua, Hakim Bertanya-tanya: Tembak? Hajar?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus