Suara.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku mendapatkan tugas dari Presiden Jokowi. Cerita diungkapkan Megawati sebelum membacakan pidato HUT ke-50 PDIP pada 10 Januari 2022.
"Jadi sebelum ibu bacakan pidato penting, karena ini hari yang bersejarah. Nah ibu mau, tadi sudah diumumkan bahwa ibu juga diberi tugas oleh Presiden Jokowi," kata Megawati dikutip Suara.com dari tayangan kanal YouTube PDI Perjuangan.
Setelah mendengarkan tugas dari presiden ke-7 itu, Megawati lalu blak-blakan bergurau ke Jokowi jika cukup menyusahkannya.
"Saya bilang sama pak Jokowi, lah halah kok nyusahkan saya to pak," ungkap Megawati.
Jokowi yang mendengar ucapan Megawati pun terlihat tersenyum di bangkunya.
Lalu Megawati membeberkan tugas yang diberikan Jokowi ke dirinya selain menjadi ketua umum partai berlogo banteng itu.
Usut punya usut, Jokowi menunjuk Megawati salah satunya adalah sebagai Ketua Pembina Ideologi.
"Jadi selain sebagai ketua umum partai, ibu ditugasi dua badan. Yang pertama ini menurut ibu sangat penting sekali bagi kita, warga PDI Perjuangan dimanapun dia berasa yaitu ibu dijadikan Ketua Dewan Pembina Ideologi Pancasila," ungkapnya.
Menurut Megawati, posisi Ketua Dewan Pembina Ideologi Pancasila itu adalah yang paling berat baginya. Pasalnya, ada tawar menawar dahulu ketika dirinya hendak dilantik oleh Jokowi.
Baca Juga: Megawati Tak Umukan Capres PDIP di Acara Ultah, Netizen Minta Denny Siregar Berikan Bocoran
Selain itu, Megawati meminta dukungan Jokowi dalam posisi tersebut karena ada nama ideologi Pancasila di dalamnya.
"Karena saya bilang, pak ini meskipun tempatnya di badan, tapi karena ada nama ideologi Pancasila ini adalah sebuah perjuangan yang luar biasa pak. Makanya saya minta sekali bapak mesti dukung saya," tutur Megawati.
"Karena saya hanya, hanya sebagai Ketua Dewan Pembina karena kita sudah punya ideologi Pancasila," sambungnya.
Megawati pun meminta untuk berdiri bagi siapapun yang merasa menjadi bagian dari PDIP. Dia pun memberikan instruksi tata cara salam Pancasila kepada seluruh hadirin di lokasi.
Sebelumnya, Megawati menanyakan kepada kader, apakah mereka rindu kepada dirinya atau tidak.
Pertanyaan itu menjadi celetukan pertama yang disampaikan Megawati sesaat sebelum memulai pidato dalam rangka HUT ke-50 PDI Perjuangan di Jakarta Internatioal Expo, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Megawati Tak Umukan Capres PDIP di Acara Ultah, Netizen Minta Denny Siregar Berikan Bocoran
-
PKS Desak PDIP Segera Umumkan Nama Capres, Megawati Tetap Tenang
-
HUT PDIP 2023 Cerita Megawati Dikejar Polisi, Banyak Kader Ditangkap
-
Bawa Sabu, Wakil Ketua DPRD Solok dari Partai Demokrat Ditangkap
-
Senang Ada Kader PDIP Bakal Nyapres, Jokowi: Namanya sudah di Kantong Bu Mega
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM