Suara.com - Sebuah video di TikTok yang menceritakan kegagalan sepasang kekasih menuju pelaminan viral di TikTok. Pasalnya, wanita bernama Marwana itu menceritakan kisah tragis cintanya yang harus berakhir karena perbedaan adat istiadat.
Lewat akun TikToknya @me.awa, Marwana yang berasal dari Mamuju, Sulawesi Barat ini menceritakan kronologi perpisahannya dengan tunangannya tersebut.
Di awal video, Marwana menuliskan, "Gagal nikah karena adat" dengan menambahkan tanda checklist. Perempuan yang akrab disapa dengan Awa ini menyebut bahwa dirinya sudah sempat bertunangan dengan sang kekasih.
Bahkan, keduanya telah melaksanakan sesi foto prewedding menjelang pernikahan mereka. Begitu pula dengan berkas-berkas pernikahan hingga sampai make up artist (MUA) juga sudah siap.
"Udah siapin banyak hal, berkas-berkas, MUA, fotographer, dan lain-lain," tulis Awa ini dalam TikTok seperti dikutip Suara.com, Selasa (10/1/2023).
Awa pun kembali melanjutkan kisah pilunya dengan menyebut bahwa cobaan menikah itu cukup berat. Dari penjelasan Awa, ia mengungkap pernikahannya dengan kekasih harus dibatalkan karena perbedaan adat istiadat yang terjadi, yakni adat Sulawesi.
Ia mengungkap pertama kenal kekasihnya itu saat berlatih sepak bola bersama di Kediri. Merasa cocok satu sama lain, keduanya pun sepakat untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.
Namun, tak disangka, hubungan keduanya mengalami jalan terjal karena adat istiadat. Ini bermula saat sang kekasih dengan didampingi ayahnya datang Sulawesi untuk melamarnya.
Mereka kemudian sepakat untuk menentukan tanggal dan bulan pernikahan. Awa yang memang berdarah Sulawesi, otomatis mengikuti permintaan keluarga untuk menjalani pernikahan sesuai adat.
Baca Juga: Profil John Lbf Seorang Pengusaha yang Viral di Sosial Media, Lengkap Dengan Akun IG
Keluarga Awa rupanya meminta mahar sebesar Rp75 juta ke calon pengantin pria. Nominal itu rupanya membuat syok keluarga calon suaminya karena dinilai sangat besar.
Terlebih, calon suami Awa berasal dari Jawa, di mana dalam adat Jawa, nominal segitu untuk mahar dinilai sangat besar dan memberatkan. Alhasil keluarga calon suaminya memutuskan untuk membatalkan pernikahan.
Sementara itu dalam beberapa adat di Sulawesi, pernikahan dengan mahar yang cukup besar memang sudah menjadi bagian dari adat istiadat dan terus dilakukan secara turun menurun.
Kisah cinta Awa yang berakhir nyesek itu pun viral di media sosial dan mendapat atensi dari warganet. Banyak yang mendoakan Awa agar bisa menerima kenyataan, walaupun cintanya terhalang oleh adat istiadat.
"Tapi kembali lagi kita harus percaya Allah. Kalau Allah punya mau tidak ada yang tidak mungkin," tulis warganet.
"Semoga masih bisa ada jalan keluar," doa warganet.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Profil John Lbf Seorang Pengusaha yang Viral di Sosial Media, Lengkap Dengan Akun IG
-
Viral Lantaran Disebut Selingkuh dengan Mertua Rozy Ngaku Trauma, Karena Mantan Istri Dibantu Hotman Paris?
-
Kerabat Herman Mudji Susanto Beberkan Perpisahan Orang Tua Tiko, Ibu Eny Punya Riwayat Gangguan Jiwa dan Miliki Sifat Buruk
-
Ubah Lirik Lagu Mangku Purel Jadi Mangku Buku, Farel Prayoga Banjir Pujian Warganet
-
Terjawab, Soal Gading Marten Nikahi Luna Maya Dapat Restu Roy Marten hingga Mualaf, Begini Penjelasan Mantan Areil Noah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!