Suara.com - Sosok FX Hadi Rudyatmo alias FX Rudy menjadi sosok kader yang tak pernah absen dari kiprah partainya, PDI Perjuangan (PDIP). Pria yang kini menjabat sebagai ketua DPC PDIP Kota Solo tersebut juga memiliki kedekatan tersendiri dengan sang Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.
Bahkan melalui kedekatan tersebut, Bu Mega blak-blakan memberi ledekan berupa julukan 'preman' kepada FX Rudy.
"Ibu (Megawati) selalu menyampaikan, aku lebih seneng Rudy dijuluki sebagai preman tapi punya militansi di situ daripada punya loyalitas. Karena kalau militan itu pasti loyal tapi kalau loyal belum tentu militan," ungkap FX Rudy.
Adapun julukan tersebut diperoleh gegara sejarah panjang Rudy sempat berkelahi dengan tentara dan polisi pada saat partai banteng masih berusia muda.
"Ya kalau ibu Mega menyampaikan saya itu, beliau selalu mengingat peristiwa perjalanan sampai hari ini saya dianggap memang suka berantem, memang iya. Tapi saya tidak pernah merugikan orang lain, artinya tapi saya tidak pernah memalak, mencuri, mencopet. Berkelahi dengan tentara dan polisi jaman dulu itu sering digebukin dan melawan itulah yang selalu diingat oleh ketua umum," lanjut Rudy.
Rudy menjadi DPC PDIP Kota Solo dan menjadi orang kepercayaan Megawati perlu perjuangan panjang. Rudy telah meniti karier yang terbilang mentereng sepanjang hidupnya hingga menjadi salah satu kader kondang di partai.
Profil FX Rudy: Politisi kelahiran kota Solo
Politisi bernama asli Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo tersebut lahir pada 13 Februari 1960 di Surakarta atau Kota Solo.
Rudy kini menikah dengan Elisabeth Endang Prasetyaningsih dan dikaruniai beberapa orang anak,
Baca Juga: Tampang Jokowi Kayaknya Tidak Nyaman Saat Megawati Bilang 'Kasihan', Kata Mardani
Perjalanan karier FX Rudy: Sempat jadi pendamping setia Jokowi
Rudy terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PDIP sebagai seorang kader. Ia melalui naungan partai berlogo banteng tersebut berkesempatan menjadi Wakil Wali Kota Surakarta periode 2005–2010 dan 2010–2012 mendampingi Joko Widodo alias Jokowi.
Jokowi kemudian mengundurkan diri sebagai Wali Kota Solo lantaran maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2012 dan otomatis Rudy harus mengisi kekosongan jabatan itu.
Tak cukup memimpin kota Solo sebagai pengganti Jokowi, FX Rudy maju sebagai Wali Kota Solo pada Pilkada Serentak 2015. Rudy bersama wakilnya, Achmad Purnomo maju diusung oleh dukungan partai PDIP hingga akhirnya berhasil menggaet suara terbanyak.
Keduanya resmi dilantik sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta.
Rudy di luar dunia politik juga berkarier sebagai Ketua Umum klub sepak bola lokal Persis Solo dan Ketua Pengurus Cabang PSSI di Surakarta.
Berita Terkait
-
Tampang Jokowi Kayaknya Tidak Nyaman Saat Megawati Bilang 'Kasihan', Kata Mardani
-
Aksi-Aksi Megawati di HUT PDIP, Sebut Jokowi 'Nyusahin' sampai Usir Halus Kader yang Tak Sehati
-
Minta Maaf Usai Disindir Megawati, 5 Fakta PSI Dompleng Dukungan Capres ke Kader PDIP
-
Dijuluki Preman oleh Megawati, Begini Reaksi FX Rudy
-
Denny Caknan Puji Megawati Cantik, Warganet: Jilat Terus Ampe Ga Bersisa
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP