Suara.com - Beredar kabar mengenai PDI Perjuangan menyembunyikan Harun Masiku yang tak lain merupakan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam kabar ini, disebutkan pula jika KPK sudah bisa melacak tempat di mana Megawati Soekarnoputri Cs menyembunyikan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.
Informasi mengenai PDI Perjuangan menyembunyikan Harun Masiku disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube RADAR POLITIK pada Selasa (10/1/2023).
Dalam unggahannya kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Akhirnya KPK Temukan Sarangnya! Ternyata Di Negara Ini PDIP Sembunyikan Harun Masiku."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat foto Harun Masiku serta beberapa anggota KPK.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim PDI Perjuangan menyembunyikan Harun Masiku adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 9 menit 33 detik ini hanya berisi beberapa potong tayangan YouTube yang mengulas soal Harun Masiku, salah satunya milik Refly Harun.
Selain itu, narator dalam video ini hanya membacakan artikel berjudul Di Negara Mana Harun Masiku Bersembunyi? yang diunggah oleh media detiknews.
Dalam artikel tersebut disebutkan jika KPK hingga kini masih melakukan koordinasi dengan agensi di luar negeri untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar PDI Perjuangan menyembunyikan Harun Masiku.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar PDI Perjuangan menyembunyikan buronan KPK Harun Masiku di luar negeri adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
'Satu-satunya Orang yang Mampu Caci Maki Presiden' Dokter Tifa Sanjung Megawati di Acara HUT ke-50 PDIP
-
Kena 'Roasting' Megawati, Rocky Gerung: Mungkin Pak Jokowi Tidurnya Gelisah Tadi Malam
-
Rocky Gerung Acungkan 12 Jempol untuk Megawati dalam Pidatonya di HUT PDIP ke-50
-
Tensi Darah Gubernur Lukas Enembe Lebih Rendah Jika Dibandingkan Kemarin Malam
-
Megawati Sebut Jokowi Kasihan Jika Tak Ada PDIP, NasDem Bela Presiden: Lihat Rekam Jejaknya!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis