Suara.com - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri menitipkan pesan untuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar bisa memperjuangkan Inggit Garnasih sebagai pahlawan nasional.
Pesan itu dititipkan kepada Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang hadir bersama Ridwan Kamil dalam acara Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/1/2023).
"Tadi saya sampaikan pesan ibu Megawati kepada Pak Ridwan Kamil terkait dengan Ibu Inggit mari kita perjuangkan sebagai pahlawan nasional. Saudara-saudara sekalian, selamat berjuang," kata Hasto dalam sambutannya.
Kemudian, Hasto menyampaikan, pesan Megawati juga untuk khusus warga kota Bandung, Jawa Barat terlebih agar ikut dalam gerakan merawat bumi dan lingkungan.
Hasto mengatakan, bahwa PDIP akan terus konsisten dan memelopori gerakan merawat Pertiwi dengan menaman pohon dan bersih-besih lingkungan dan sungai di Bandung.
Tak lupa, Hasto mengatakan bahwa seluruh gerakan mencintai dan merawat pertiwi ini harus dibarengi dengan hati yang tulus. Hal itu sesuai dengan pesan Megawati kepada seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Ibu Megawati berpesan, laksanakanlah seluruh program itu dengan hati nuranimu, dengan seluruh jiwa ragamu, karena ketika kita merawat pertiwi saudara sekalian maka alam pun akan mencintai kita lebih dari segalanya," tuturnya.
Terakhir, Hasto meminta para anak-anak muda di Bandung meneladani semangat perjuangan untuk bekerja keras membangun kepemimpinan Indonesia bagi dunia.
"Kami dorong anak muda membangun, bangkit membangun kepemimpinan Indonesia," ucapnya.
Baca Juga: Berbaju Merah, Ridwan Kamil Asyik Ikut Senam Si Cita di Acara PDIP Bandung
Untuk diketahui, masih dalam rangka HUT ke-50 PDI Perjuangan (PDIP) dan Ulang Tahun ke-76 Megawati Seokarnoputri, DPD PDIP Jawa Barat menggelar rangkaian Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicuta), bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon di Bandung, Sabtu (28/1/2023).
Berita Terkait
-
Nongol di Acara PDIP, Ridwan Kamil Pamer Membangun Jabar Tanpa Lupakan Bung Karno
-
Rabu Pon Dianggap Istimewa, PDIP Sudah Beri Masukan ke Jokowi untuk Reshuffle Kabinet
-
Sekjen DPP PDIP Berikan Tanggapan Mas Wali Kota Solo Gibran Maju Pilgub 2024
-
Kumaha Atuh, Kang Emil Pakai Kaus Merah Ramaikan Acara Senam Bersama PDIP di Bandung
-
Berbaju Merah, Ridwan Kamil Asyik Ikut Senam Si Cita di Acara PDIP Bandung
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Viral Pria di Depok Halangi dan Tendang Ambulans Hingga Penyok, Kini Berakhir Diciduk Polisi
-
Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah
-
Nadiem Makarim Akan Jalani Operasi Saat Sidang Kasus Chromebook
-
Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir
-
11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal
-
Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua
-
Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun
-
Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS
-
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal
-
Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif