Suara.com - Menjelang Rabu Pon, masyarakat kembali diramaikan dengan isu reshuffle. Tidak sedikit yang percaya, hari Rabu Pon adalah hari yang istimewa dalam periode pemerintahan Presiden Jokowi. Tapi sebenarnya apa keistimewaan Rabu Pon ini?
Sistem penanggalan Jawa dipercaya memiliki magisnya sendiri untuk masing-masing hari dan ‘pasaran’. kombinasinya menjadikan sebuah hari memiliki makna tertentu, dan bisa terwujud dalam persona orang yang lahir di hari tersebut.
Menilik Watak Orang yang Lahir di Rabu Pon
Mengacu dari berbagai sumber, orang yang lahir di hari Rabu Pon memiliki watak seperti Lakuning Rembulan. Orang ini dapat menerangi hati orang lain, menenangkan, dan memotivasi orang di sekitarnya untuk melakukan hal yang lebih baik.
Dikenal memiliki sifat yang santun dan pandai beradaptasi dengan lingkungan sekitar, menjadikan orang yang lahir di hari ini tidak menemukan banyak masalah dalam menghadapi lingkungan baru. Kecerdasannya juga tinggi dan memiliki wawasan luas.
Tak heran jika orang yang memiliki weton ini mudah bergaul dan memiliki banyak teman. Namun di waktu yang sama, sifat posesif, tidak disiplin, suka dipuji, menjadi kekurangan dari orang yang lahir di hari ini.
Dilihat dari sisi karir, ada kesempatan dan lapangan pekerjaan yang luas untuk orang-orang dengan weton ini.
Kaitannya dengan Isu Reshuffle Kabinet
Rabu Pon sepertinya menjadi hari spesial dalam masa pemerintahan Presiden Jokowi. Tercatat telah dua kali terjadi reshuffle kabinet di hari Rabu Pon, yakni tanggal 12 Agustus 2015 dan 27 Juli 2016. Sebenarnya ada pula reshuffle yang terjadi tidak di hari Rabu Pon, namun dengan segala cara pencocokan, hari ini tetap jadi hari yang cukup istimewa.
Di tahun 2023 ini, Rabu Pon akan tiba pada 1 Februari 2023 mendatang, yang sebenarnya tidak lama lagi. Dugaan publik kemudian diperkuat dengan ‘ritual’ yang sering dilakukan Presiden Jokowi sebelum melakukan reshuffle, yakni bertemu dengan elit politik partai terkait.
Baru-baru ini, presiden Jokowi bertemu dengan petinggi partai Nasional Demokrat, Surya Paloh. Tidak ada penjelasan lengkap mengenai agenda pertemuan ini, namun dugaan liar kemudian beredar terkait dengan reshuffle yang didasari dengan ketidakpuasan partai pengusung Presiden Jokowi, PDIP, menyusul pengumuman NasDem saat menunjuk Anies Baswedan sebagai capresnya.
Tentu saja hal ini masih dalam ranah dugaan, sebab tidak ada penjelasan rinci mengenai isu reshuffle ini. Menurut keyakinan Anda, apa keistimewaan Rabu Pon berkaitan dengan kabinet dan pemerintahan saat ini? Adakah yang mungkin terjadi di hari tersebut?
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Jokowi Pecat Mahfud MD dari Jabatan Menko Polhukam, Benarkah?
-
Membaca Arah Politik Jokowi Usai Panggil Surya Paloh: Anies Jadi Korban, Cuma 2 Menteri Nasdem Yang Direshuffle
-
Dihina Anak Karbitan dan Dinasti Tak Tahu Malu, Gibran Keluarkan Senjata 'Patrick'
-
Menanti Kejutan Rabu Pon 1 Februari, Hari 'Sakral' Jokowi Reshuffle Kabinet
-
Indonesia Sah Terima Mandat Jadi Ketua ASEAN 2023, Apa Saja Tugasnya?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025