Suara.com - Mulanya tak ada yang menduga, kasus kecelakaan pada 20 Januari 2023 bakal membongkar sebuah cerita afair seorang anggota polisi di Polda Metro Jaya bernama Kompol D. Ia diketahui sebagai salah satu penyidik kasus pembunuhan berantai atau serial killer Wowon cs.
Pada hari Jumat 20 Januari 2023 itu, sebuah mobil Audi A6 (awalnya oleh polisi disebut Audi A8 namun kemudian diralat) disebut menabrak seorang pengendara perempuan dan tewas.
Belakangan diketahui, korban kecelakaan itu adalah seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Suryakencana Cianjur bernama Selvi Amalia Nuraeni. Ia tewas diduga ditabrak mobil di Jalan Raya Cianjur-Bandung.
Mulanya kasus ini tampak jadi rumit karena ada versi berbeda, yakni versi keluarga dan kepolisian. Pihak keluarga menyebut, Selvi disebut ditabrak oleh mobil yang tergabung dalam iring-iringan mobil kepolisian yang ternyata hendak menuju TKP kasus Wowon cs di Cianjur.
Namun versi polisi Selvi ditabrak oleh sebuah mobil warna hitam yang kemudian disebut sebagai Audi A6 dan bukan bagian dari iring-iringan mobil polisi, namun secara ilegal masuk ke dalam konvoi.
Setelah sempat menjadi misteri, sopir dari Audi A6 bernama Sugeng akhirnya muncul. Ia menggelar konferensi pers bersama seorang perempuan muda berumur 23 tahun bernama Nur, yang disebut Sugeng sebagai bos yang menumpang di mobil Audi yang dikendarainya.
Pada kesempatan itu, Sugeng membeberkan sejumlah alasan dan membantah telah menabrak Selvi Amalia. Sang perempuan bernama Nur juga membantah, ia bahkan mengklaim masuk ke dalam iring-iringan mobil polisi atas seizin suaminya bernama Kompol D.
Kompol D disebut oleh Nur ikut dalam iring-iringan mobil polisi saat itu. "Sudah seizin suami," ucap Nur kepada media.
Belakangan, sosok sopir Audi A6 yakni Sugeng akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Cianjur. Ia bahkan sempat dilabeli status DPO hingga akhirnya Sugeng datang menyerahkan diri ke Mapolres Cianjur pada hari Minggu pekan lalu.
Bantahan Polisi
Sementara itu, pengakuan dari Nur yang mengaku sebagai istri polisi justru membongkar kedok sendiri. Aroma perselingkuhan pun tercium.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, Kompol D ternyata menjalin hubungan istimewa dengan Nur sejak April 2022 lalu.
"Kompol D menjalin hubungan istimewa selama kurang lebih delapan bulan, sejak bulan April 2022," kata Trunoyudo kepada wartawan, Senin (30/1/2023).
Atas pengakuan Nur inilah, Propam Polda Metro Jaya akhirnya memeriksa Kompol D. Ia bahkan ditahan di tempat khusus atau patsus selama 21 hari ke depan.
Menurut Trunoyudo Kompol D diperiksa oleh Bid Propam Polda Metro Jaya terkait pelanggaran etik perselingkuhan. Pasalnya, aksinya berselingkuh dianggap telah menurunkan citra Polri.
Berita Terkait
-
Kompol D yang Dibawa-bawa Penumpang Audi A6 Penabrak Mahasiswi Cianjur Sebagai Pemilik Mobil dan Pemberi Izin Masuk Konvoi Itu Berapa Gajinya?
-
Istri Siri Terungkap dalam Kasus Tabrakan Mahasiswi di Cianjur, Kompol D Ditahan dan Dinonjobkan
-
Polisi Dilarang Beristri Dua! Kompol D Malah Kegep Nikah Siri dengan Nur, Kompolnas Desak Proses Etik dan Pidana!
-
Kompol Dwi Yuniar, Pemilik Audi A6 Dimutasi Pasca Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur
-
Gara-gara Kapolri, Kasus Mahasiswa UI Tewas Jadi Tersangka Diusut Serius! Ada Apa?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno