Akhirnya, sosok perwira polisi dengan inisial Kompol D terungkap. Ia adalah Dwi Yuniar Mukti Setiawan. Perwira menengah di jajaran kepolisian RI itu kini telah dipindahkan (mutasi) dari Polda Metro Jaya pasca terjadi kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Universitas Suryakencana, di Cianjur, Jawa Barat. Korban tabrak lari iring-iringan kendaraan pejabat Polri itu bernama Selvi Amalia Nuraeni.
Mutasi Kompol D itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/41/I/KEP./2023 tertanggal 31 Januari 2023.
Kompol D atau Dwi Yuniar Mukti Swtiawan dimutasi dari jabatannya sebagai Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tujuan mutasi ini adalah untuk meningkatkan kinerja dan pembinaan karir setiap individu personel polisi.
Hal ini senada dengan yang dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko baru baru ini.
“Mutasi ini dalam rangka peningkatan kemampuan dan pembinaan karier masing-masing personel,” kata Trunoyudo Wisnu.
Tindakan pemutasian ini dipertimbangkan berdasarkan prestasi atau reward dan bisa juga berbasis punishment atau hukuman.
"Keseimbangan organisasi tentu komitmen dan konsekuensi apabila terjadi pelanggaran, tentu yang bersifat punishment " , lanjutnya.
Berdasarkan kasus yang melibatkannya, berikut adalah sepak terjang Kompol Dwi Yuniar yang dimutasi dari Kasubdit 4 Unit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya pasca kecelakaan mahasiswi di Cianjur.
Sepak Terjang Kompol Dwi Yuniar alias Kompol D
Bertugas sebagai Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol D adalah sosok disebut-sebut oleh wanita di dalam mobil Audi A6 sebagai suaminya yang menabrak mahasiswi Cianjur, Selvi Amalia Nuraeni.
Baca Juga: Cek Fakta: Video Penculikan Anak di Wisma Asri Bekasi, Korban Dimasukkan ke Dalam Karung, Benarkah?
Kompol Dwi Yuniar dikenal sebagai perwira menengah polisi yang memiliki banyak prestasi. Bahkan dia merupakan Purna Paskibraka tahun 2004.
Kompol Dwi Yuniar Mukti Setyawan, pernah mengibarkan bendera merah putih di Istana Negara, kemudian dikirim ke Australia untuk memperkenalkan budaya Indonesia. Karirnya semakin cemerlang ketika masuk Akademi Kepolisian.
Kompol D lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 2009. Sebelum menjabat sebagai Kabag 4 Unit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, ia juga pernah menjabat sebagai Kanit Krimsus di Polres Bekasi.
Kompol D kini akhirnya diketahui memiliki hubungan spesial dengan Nur (23), penumpang Audi A6 yang dikemudikan Sugeng hingga menabrak Selvi.
Kronologi Kecelakaan Selvi Amalia Nuraeni
Sebuah mobil sedan Audi A6 ikut dalam iring-iringan kendaraan pejabat Polisi yang dikemudikan Sugeng Guruh Gautama dan menabrak seorang pengendara motor. Di dalam mobil itu ada seorang penumpang bernama Nur yang mengaku sebagai istri seorang polisi yang ia sebut berinisial huruf D.
Anggota polisi dengan inisial Kompol D belakangan diketahui adalah Dwi Yuniar yang juga pemilik dari mobil sedan Audi A6 yang dinaiki Nur. Nur mengaku masuk ke dalam barisan iring-iringan karena sudah mendapat izin dari suaminya.
Selvi Amalia Nuraeni yang saat itu sedang mengendarai motor menuju Cianjur menabrak bagian belakang angkot yang ada di depannya. Akibat tabrakan tersebut, sepeda motor Selvi terjatuh ke kiri jalan sedangkan Selvi jatuh ke kanan jalan hingga kemudian ditabrak oleh mobil Audi A6.
Kecelakaan terjadi pada Jumat (20/1/2023) pukul 14:55 WIB di Jalan Raya Bandung, Kabupaten Cianjur.
Tag
Berita Terkait
-
Kompol D Dimutasi ke Yanma Polda Metro Jaya, Bolehkah Polisi Memiliki Dua Istri?
-
Sepak Terjang Kompol Dwi Yuniar, Kini Dimutasi Buntut Kecelakaan Tewaskan Mahasiswi Cianjur
-
Buntut Panjang Kasus Tabrak Lari Selvi: Hubungan Kompol D dan Nur Terbongkar hingga Dimutasi
-
Intip Gaji Kompol D Terduga Selingkuhan Mpok Nur Penabrak Mahasiswi
-
Netizen Spill Kasus Kompol D: Mulai Harga Mobil Audi A6, Gaji Pokok Polisi Hingga Menyusupkan Wanita Idaman Lain (Selingkuhan)
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional