Suara.com - Nasib nahas dialami seorang anggota kepolisian berpangkat Bripda dari Makassar. Bripda yang bernama Yogi Lopang (22) tersebut kini harus dilarikan ke rumah sakit usai menusuk dirinya sendiri menggunakan sebilah sangkur yang tajam.
Tak tanggung-tanggung, polisi muda tersebut menusuk dua titik vital di tubuhnya yakni perut dan leher sehingga dirinya memerlukan penanganan medis yang serius.
Lantas, apa yang mendorong Bripda Yogi sehingga melakukan aksi nekatnya tersebut?
Sempat diberitakan ingin buktikan punya ilmu kebal
Adapun Yogi sempat diberitakan di berbagai media bahwa ia menusuk dirinya sendiri untuk membuktikan dirinya memiliki ilmu kebal.
Sontak, ia menyiapkan sebuah sangkur tajam untuk melakukan aksi nekat menusuk perut dan lehernya sendiri.
"Dia mencoba ilmunya tapi gagal," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suhartana, Kamis (2/2/2023).
Ternyata gegara masalah pinjol dan judi online
Pemberitaan bahwa alasan Yogi tusuk dirinya sendiri untuk membuktikan ilmu sakti ternyata tidak benar.
Baca Juga: Big Match, Link Live Streaming Arema FC vs PSM Makassar
Berita tersebut akhirnya dipatahkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana sendiri kepada wartawan, Jumat (3/2/2023). Sebagaimana melalui keterangan resmi Kombes Komang, Yogi menusuk dirinya sendiri ternyata katanya kalah judi online.
Sempat depresi dan stres
Kekalahan telak yang dialami Yogi membuatnya stres dan depresi. Ia kerap tampak merenung dan putus asa dan berniat bunuh diri.
"Belakangan, memang jadi pendiam, stres," ungkap Komang.
Adapun Kapolsek Tamalanrea, Kompol Saharuddin; dan Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin memberikan informasi bahwa Yogi merupakan anggota unit K-9 atau unit pembawa anjing.
Nyawa Yogi berhasil diselamatkan
Berita Terkait
-
Big Match, Link Live Streaming Arema FC vs PSM Makassar
-
Link Live Streaming Arema FC vs PSM Makasssar, BRI Liga 1 Segera Berlangsung
-
Sedang Viral Kena Pemerasan Duit Pelicin untuk Urus Tanah, Bripka Madih Malah Ketahuan Pernah Aksi KDRT
-
Nonton Streaming Arema FC vs PSM Makassar Hari Ini (4/2), Cek Link Gratisnya
-
Heboh Ngaku Diperas Sesama Polisi, Tabiat Bripka Madih Dibongkar Atasan, 2 Kali Dilaporkan Terkait KDRT
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral