Suara.com - Kasus pencabulan kembali terjadi di Jambi. Kali ini, seorang ibu muda berinisial NT diketahui mencabuli 11 orang bocah di sekitaran rumahnya. Modus yang dilakukan oleh NT ini dengan membuka rental playstation sehingga menarik perhatian bocah-bocah. Rumahnya pun sengaja menjadi lokasi rental PS tersebut sehingga pelaku dapat leluasa melakukan aksi bejatnya tersebut.
Hal ini pun bermula ketika beberapa bocah sedang asyik bermain playstation dirumahnya. Tanpa takut, NT pun menutup pintu rumahnya dan menyuruh para bocah tersebut untuk menyentuh bagian payudaranya. Hal itu pun dituruti oleh para bocah tersebut, namun salah satu dari mereka akhirnya melaporkan hal tersebut ke orang tuanya sehingga hal tersebut dilaporkan ke Polda Jambi pada Jumat, (03/02/2023) lalu.
Tak hanya itu, dari pengakuan para korban, sang pelaku bahkan kerap kali memegang kemaluan para korban laki-laki yang berjumlah 9 orang dan menyuruh korban perempuan berjumlah 2 orang untuk mengintip saat pelaku sedang berhubungan intim dengan sang suami melalui jendela kamarnya.
Hal ini pun diakui para korban dilakukan NT dengan iming-iming diperbolehkan bermain PS miliknya secara gratis. Akibat perbuatan bejatnya tersebut, pelaku pun ditangkap di rumah orang tuanya di daerah Penyengat Rendah, Jambi.
Saat dimintai keterangan, NT sempat mengaku dirinya lah korban pelecehan dari para bocah tersebut, namun hal ini langsung dibantah oleh orangtua para korban karena anak anaknya mengaku bahwa mereka disuruh langsung oleh NT untuk melakukan hal bejat tersebut.
Di sisi lain, suami NT berinisial Eff mengaku syok atas perbuatan sang istri. Eff pun mengaku bahwa ia tidak mengetahui bahwa sang istri melakukan pencabulan sampai menyuruh korban perempuan untuk menonton dirinya saat berhubungan intim dengan sang istri. Tak hanya itu, NT pun diketahui sering memaksa para korbannya untuk menonton video porno bersama-sama menurut pengakuan salah satu korban. Hal ini pun membuat NT akan diproses termasuk melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaannya.
Terbaru, ada 17 korban anak anak yang juga pernah dicabuli oleh NT. Kini, para korban bersama tim Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan anak (UPTD PPA) Provinsi Jambi diberikan pendampingan berbagai aspek, psikologi, dan sosial agar tidak terpengaruh soal kasus pencabulan yang menimpa mereka.
Kontributor : Dea Nabila
Baca Juga: Jasa Rental Playstation Lakukan Pelecehan Seksual pada Anak Dibawah Umur, Bikin Geram!
Berita Terkait
-
Kronologi Mama Muda Cabuli Belasan Anak Pakai Iming-Iming Rental PS, Suami Tak Tahu Hubungannya Dipertontonkan
-
Kebiasaan Menonton Video Porno, Ketua Remaja Masjid di Sleman Cabuli Rekannya di Masjid
-
Jasa Rental Playstation Lakukan Pelecehan Seksual pada Anak Dibawah Umur, Bikin Geram!
-
Begini Kronologi Pelecehan Seksual 11 Anak oleh Mama Muda di Rental PS
-
Iming-iming Main PS Gratis, Mama Muda di Jambi jadi Predator Seks Belasan Anak: Disuruh Pegang Alat Vital hingga Nonton Live saat ML Bareng Suami
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar