Suara.com - Sebelum terjadi gempa Turki pada awal Februari 2023, sejarah mencatat negara berbendera bulan sabit ini telah dilanda gempa bumi hebat di masa lalu. Seperti apa sejarah gempa Turki?
Lebih dari 15.000 orang telah dilaporkan tewas dan puluhan ribu lainnya terluka oleh gempa bumi dahsyat yang mengguncang Turki dan Suriah pada Senin, (6/2/2023). Ribuan bangunan runtuh dan masyarakat bergerak bahu membahu untuk bertahan hidup.
Upaya penyelamatan besar-besaran sedang berlangsung dengan komunitas global menawarkan bantuan dalam operasi pencarian dan pemulihan. Kejadian gempa pada Senin dini hari tersebut sebetulnya bukanlah pertama kalinya.
Turki sudah pernah mengalami gempa besar juga sebelumnya, sampai ada yang berakibat tsunami. Berikut sejarah gempa Turki dari tahun ke tahun, dikutip dari allaboutturkey.com.
Tahun 1999
Turki barat laut, wilayah terpadat dan jantung industri, telah dilanda dua gempa bumi besar dalam waktu kurang dari tiga bulan pada tahun 1999. Yang pertama, pada 17 Agustus 1999 pukul 03:02 lokal, diukur gempa berkekuatan magnitudo 7,4 dan berlangsung 45 detik.
Izmit, kota industri berpenduduk lebih dari 1,2 juta di Turki barat, menjadi pusat gempa terdekat. Jumlah korban tewas resmi mencapai 17.480, dengan sekitar 44.000 orang terluka, hampir 300.000 rumah rusak atau runtuh dan lebih dari 40.000 tempat bisnis juga terkena dampaknya.
Pada hari bencana, pemerintah Turki menyatakan keadaan darurat dan meminta bantuan internasional. Banyak tim penyelamat asing dikerahkan untuk membantu tim penyelamat lokal.
Tahun 2003
Baca Juga: Dua WNI Korban Gempa Bumi Turki Meninggal Dunia, Dimakamkan di Kahramanmaras Hari Ini
Gempa bumi besar lainnya melanda kota Bingöl, bagian Timur Turki, pada tanggal 1 Mei 2003. Kejadian ini menewaskan 176 orang (kebanyakan anak-anak sekolah dasar yang tidur di asrama mereka).
Gempa terjadi pada pukul 03.27 waktu setempat yang berlangsung sekitar 17 detik dengan skala Richter 6,4.
Tahun 2011
Pada 23 Oktober 2011, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 melanda provinsi Van dan distriknya Ercis di Anatolia Timur pada pukul 13:41 waktu setempat. Gempat tahun 2011 ini menewaskan 644 orang.
Tahun 2020
Pada tahun 2020, terjadi gempa besar dua kali. Pertama, pada 24 Januari 2020, gempa berkekuatan magnitudo 6,8 melanda provinsi Elazig dan Malatya pada pukul 20:55 waktu setempat. Gempa ini menewaskan 38 orang dan melukai lebih dari 1600 orang.
Berita Terkait
-
Dua WNI Korban Gempa Bumi Turki Meninggal Dunia, Dimakamkan di Kahramanmaras Hari Ini
-
5 Fakta WNI Jadi Korban Gempa Turki, Masih Ada yang Hilang, 2 Tewas
-
Ini 3 Fakta SSGEOS Kelompok Peneliti Prediksi Gempa Turki Tewaskan 12.000 Nyawa
-
Kisah Dramatis Eks Pemain Chelsea yang Selamat dari Reruntuhan Gempa Turki
-
Teori Konspirasi Di Balik Gempa Turki, Benarkah Hasil Buatan Manusia?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru