Suara.com - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari Abdul Rauf mengatakan 25 orang anak jalanan terjaring dalam razia gabungan yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (11/2/2023) malam.
Rauf mengatakan razia gabungan tersebut digelar bersama Polsek Baruga, Kodim 1417/Kendari, Polisi Militer (POM), dan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Kendari.
"Malam ini didahului dengan rapat beberapa waktu yang lalu, kami sepakati malam ini akan dilakukan razia gabungan," kata Rauf di depan Mapolsek Baruga, Sabtu malam.
Ia menyebutkan para anak jalanan yang terjaring dalam razia itu akan diamankan di Mapolsek Baruga untuk didata dan diberi edukasi oleh tim Dinsos Kota Kendari.
"Setelah berada di Polsek, akan kami bimbing, akan kami beri edukasi. Kami tidak lakukan kekerasan," lanjutnya.
Orang nomor satu di Dinsos Kota Kendari itu menuturkan pihaknya akan mencari tahu alasan para anak-anak tersebut turun meminta-minta di jalanan.
"Jangan-jangan juga anak-anak ini ada yang back-up di belakang, hanya itu saja keinginan kami," jelasnya.
Selain itu Rauf menuturkan pihaknya berkeinginan untuk membuat wajah Kota Kendari tertib dari anak-anak jalanan yang berada di jalanan.
"Yang juga mengganggu wajah kota kita dari berbagai aspek," tuturnya.
Abdul Rauf juga menyampaikan bahwa razia itu juga merupakan langkah awal dari penertiban menjelang bulan Ramadhan yang sifatnya manusiawi.
"Kami terukur juga. Bahkan, kami Dinsos Kota Kendari juga siap untuk apa yang dibutuhkan, khususnya makan dan minumnya selama diamankan, kami siap," bebernya.
Ia menambahkan bahwa tujuan dari diamankannya para anak jalanan itu agar dapat menghadirkan orang tua atau keluarga dari anak-anak tersebut.
"Kemudian keluarganya itu akan kami beri bimbingan baik itu dari Polsek ataupun Dinsos," ucapnya.
Adapun sasaran razia gabungan tersebut, yakni batas Kota Kendari di Kecamatan Baruga dan di beberapa Traffic light (lampu merah) di seputar Kota Kendari. (Antara)
Berita Terkait
-
Disangka Hilang, Dua Gadis di Sukabumi Ternyata Gabung Komunitas Anak Jalanan
-
Makjleb, Begini Jawaban Raffi Ahmad soal Mbak Lala "Ngemis" di TikTok Ajak Cipung
-
Satpam Ini Dipuji Warganet Orang Kaya Sesungguhnya Karena Belikan Anak Jalanan Es Krim
-
Aksi Satpam Jajani Anak Jalanan Es Krim Banjir Pujian: Orang Kaya Sesungguhnya
-
'Kita Pakai Modal Lho!' Dalih Sultan Akhyar Mandi Lumpur, Ogah Dituding Mengemis Online
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis
-
Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman