Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus melakukan pemantauan jejak Dosen Universitas Indonesia (UII) Ahmad Munasir Rafie Pratama yang belakangan diketahui mengubah rute penerbangan menuju Boston, Amerika Serikat.
"Sudah (pemantauan), kita hormati privasi keluarga," kata Juru Bicara Kemlu Faizasyah saat dihubungi pada Selasa (21/2/2023).
Faizasyah mengemukakan, Kemlu masih menunggu informasi lebih lanjut dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York terkait keberadaan Rafie.
"Masih menunggu keterangan lebih lanjut dari KJRI New York," jelas Faizasyah.
Sebelumnya, Polri memastikan dosen UII Ahmad Munasir Rafie Pratama tidak hilang. Namun, sengaja mengubah rute perjalanan tanpa memberi tahu pihak manapun.
Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti menyebut, Ahmad Munasir kekinian terdeteksi berada di Amerika Serikat. Motif atau alasan yang bersangkutan mengubah rute perjalanan masih didalami.
"Sudah terdeteksi. Yang bersangkutan (Ahmad Munasir) tidak hilang. Tapi mengubah rute tanpa beritahu siapapun," kata Krishna kepada wartawan, Senin (20/2/2023).
Sementara itu, Rektor UII Fathul Wahid juga menyebut Ahmad Munasir terdeteksi berada di Boston yang merupakan Ibu Kota negara bagian Massachusetts, AS.
"Berdasarkan informasi yang diterima oleh keluarga melalui UII dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), AMRP terdeteksi masuk Amerika Serikat melalui Bandara Boston pada 13 Februari 2023. Temuan ini didasarkan pada data dari United States Customs and Border Protection (US CBP)," kata Rektor UII Fathul Wahid dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (20/2/2023).
Baca Juga: Sosok Ahmad Munasir, Dosen UII Hilang Kontak Di Norwegia, Dikenal Cerdas Dan Berprestasi
Meski terdeteksi masuk wilayah Boston, AS, namun keberadaan pasti Ahmad Munasir masih misteri. Sebab, sampai kini ia belum juga bisa dihubungi.
Berita Terkait
-
Sosok Ahmad Munasir, Dosen UII Hilang Kontak Di Norwegia, Dikenal Cerdas Dan Berprestasi
-
Rektor UII Yogyakarta Ungkap Gelagat Dosen Ahmad Munasir Rafie Pratama Sebelum Dikabarkan Hilang
-
Pastikan Dosen UII Yogyakarta Tak Hilang, Polri: Dia Ubah Rute Tanpa Beri Tahu Siapapun
-
Terlacak Masuk Boston AS, Dosen UII Tidak Hilang, Tapi Ubah Rute
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
MTI Desak Reformasi Total Keselamatan Kereta Usai Tragedi Bekasi Timur
-
Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!
-
Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini
-
Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur
-
Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir
-
10 Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Terbaru Tabrakan KA vs KRL di Bekasi Timur
-
Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe Jelang El Clasico
-
Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS
-
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran
-
Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat