"Kita nggak usah menduga-duga. Mungkin dia mau liburan atau apa ya kita nggak tahu," ujar Krishna.
5. Tak Terlibat Organisasi Bertentangan
Terkait kabar yang beredar soal Ahmad Munasir yang tergabung organisasi tertentu, Rektor UII Fathul Wahid angkat bicara. Ia mengklaim dosen yang hilang kontak itu tidak terhubung kelompok yang bertentangan dengan ideologi NKRI.
"Kami tidak melihat Mas Rafie (Ahmad) berafiliasi dengan lembaga yang visi misinya bertentangan dengan UII. Teori yang mengatakan terkait dengan gerakan-gerakan itu, cenderung sangat kecil peluangnya," ucap Fathul di UII, Senin (20/2/2023).
Fathul menambahkan, pernyataan itu dapat diperkuat dengan opini rekan kerja Ahmad di UII. Ia dikenal sebagai sosok yang baik serta memiliki prestasi akademik tingkat nasional dan internasional. Selama tergabung dalam delegasi UII, ia juga tak menunjukkan perilaku yang aneh.
Kasus tersebut diakuinya baru pertama kali terjadi di UII. Fathul juga menyatakan bahwa pihak kampus belum mengetahui alasan Ahmad Munasir yang tidak memberi kabar terkait mengubah rute perjalanannya ke Boston. Menurutnya, hal itu merupakan urusan tim kepolisian.
6. Nomor Ponselnya Tidak Aktif
Berdasarkan bukti elektronik itu, polri dikatakan Krishna juga sudah mengantongi nomor ponsel Ahmad Munasir di Amerika Serikat. Namun, nomornya tidak aktif atau ponselnya juga mungkin dimatikan.
"Setelah masuk Amerika, kita juga dapat nomor Amerikanya dia, tapi nggak nyala," kata Krishna kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa (21/2/2023).
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Curiga Sengaja Matikan Nomor, Polri Sulit Hubungi Dosen UII di Boston: Hanya Dia sama Tuhan yang Tahu
-
Hilang saat Kunjungi Norwegia, Ini Kronologi Dosen UII yang Sempat Terdeteksi di Turki hingga Boston Amerika Serikat
-
Bukan Hilang, Jejak Dosen UII Yogyakarta Terlacak: Ahmad Munasir Ternyata Sudah Beli Tiket ke Boston Sejak di Jakarta
-
Polri Bicara Motif Dosen UII Menghilang Terlacak Masuk Amerika: Mungkin Dia Mau Liburan
-
8 Kali Keluar-Masuk AS, Irjen Krishna Murti soal Motif Dosen UII Ubah Rute ke Boston: Cuma Dia sama Tuhan yang Tahu
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS