Suara.com - Belum lama ini tersebar sebuah utas yang menyinggung Menteri Keuangan Sri Mulyani memiliki gaya hidup hedon. Salah seorang akun menyindir Sri Mulyani yang berfoto bersama sepeda Brompton.
Cek Fakta Menkeu Sri Mulyani pamer Brompton lantas banyak dicari oleh warganet, berikut penjelasannya.
Dalam foto yang diunggah akun Twitter @/BosPurwa itu nampak Sri Mulyani yang diduga berfoto dengan jajaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama dengan beberapa sepeda Brompton.
"Keren lah pegawai DJP! Ada komunitas Moge, Brompton," sebut pengunggah.
Sepeda Brompton sendiri kerap dianggap sebagai salah satu sepeda mewah yang diproduksi di inggris. Harganya pun cukup fantastis, berkisar Rp10 hingga Rp30 juta.
Hal ini lantas mendapatkan respon negatif dari sejumlah warganet tanpa memeriksa kembali kebenaran dari foto tersebut.
"Itu yg di tengah bu @Menkeu Sri Mulyani yang terbaik di dunia itu ya?? Punya brompton dan ikut gerombolan komunitas hedon juga dia rupanya," tulis salah satu warganet.
Cek Fakta
Melansir dari berbagai sumber, foto yang menunjukkan Sri Mulyani bersama komunitas sepeda Brompton itu ternyata dipotret tahun 2017 lalu.
Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Gambar Megawati dan Puan Maharani Bermain Judi Slot, Benarkah?
Sebelumnya bahkan Kementerian Keuangan juga telah memberikan klarifikasi bahwa foto itu diambil saat event Hari Oeang Republik Indonesia (HORI).
Selain itu, sepeda Brompton yang berada di depan Sri Mulyani bukan miliknya pribadi melainkan telah disediakan oleh panitia rombongan.
Sebelumnya Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan juga mengkonfirmasi bahwa sepeda tersebut bukan milik Sri Mulyani.
Sehingga, dapat disimpulkan, narasi yang menyebut bahwa Sri Mulyani pamer harta berupa sepeda Brompton adalah keliru.
Berita Terkait
-
Pegawai Kemenkeu Bermasalah Bisa Dilaporkan Lewat Whistleblowing System, Apa Itu?
-
CEK FAKTA: Innalillahi, Indra Bekti Diduga Meninggal Dunia Mendadak, Benarkah?
-
Surat Aduan Pegawai Pejabat Soal Kerugian Negara Diacuhkan, Begini Pembelaan Sri Mulyani
-
CEK FAKTA: Beredar Gambar Megawati dan Puan Maharani Bermain Judi Slot, Benarkah?
-
Viral! Surat Aduan Pegawai Pajak yang Indikasikan Kerugian Negara Diacuhkan Sri Mulyani
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius