Suara.com - Seorang buronan kasus penipuan, warga negara berkebangsaan Jepang, Yusuke Yamazaki diduga kabur ke Indonesia.
Kekinian, Polri bersama Interpol tengah melacak keberadaan Yusuke.
"Bahwa subjek Yusuke masih dilacak jejaknya oleh tim Interpol Indonesia," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (6/3/2023).
Ramadhan menjelaskan, pelacakan keberadaan Yusuke dilakukan berdasarkan permintaan bantuan pencarian dari Kepolisian Jepang. Dia menegaskan Polri bakal segera menangkap Yusuke jika sudah mengetahui keberadaan buronan tersebut.
"Diperkirakan dia ada di Indonesia dan kecil kemungkinan dia bisa lolos," ujarnya.
Rencananya, Yusuke akan segera dipulangkan ke Jepang jika berhasil ditangkap.
"Karena ini sudah permintaan, karena dia (berstatus) red notice, ketika kita mendapatkannya, ya kita akan mendeportasi, menyerahkan ke Kepolisian Jepang," pungkas Ramadhan.
Berita Terkait
-
6 Fakta Azura Luna, Sosialita Gadungan Dari Indonesia Yang Jadi Buronan Interpol
-
Disebut Jadi Marbot di Malaysia, Interpol Indonesia Klaim Belum Terima Informasi Soal Keberadaan Harun Masiku
-
Sempat Merasa Ditipu, Kiki Kanoe Kini Terima Permintaan Maaf Ressa Herlambang
-
Resmi Damai dengan Kiki Kanoe, Ressa Herlambang Mengelak Ditanya soal Foya-Foya
-
Sempat Diisukan Setingan dengan Kiki Kanoe, Ressa Herlambang Jawab Begini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah