Resign ditolak
Kemenkeu menolak pengunduran diri Rafael Alun Trisambodo. Adapun alasannya karena ia masih dalam pemeriksaan, yang mana menurut aturan tidak diperkenankan untuk resign.
Sebagai gantinya, Rafael Alun harus menjalani pemeriksaan terkait hartanya dan sejumlah aset yang tidak dilaporkan. Hal ini dikatakan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Jakarta pada Rabu (1/3/2023).
Diperiksa KPK, Diusut PPATK
Rafael menjalani pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (1/3/2023). Ia datang tanpa didampingi siapapun dan diperiksa selama 8,5 jam. Harta kekayaannya disebut ada penambahan kendaraan, yakni mobil Toyota Land Cruiser yang harga pasarannya senilai Rp2 miliar.
Sementara itu, Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir puluhan rekening bank milik Rafael. Dalam pengusutan tersebut, ia diketahui bertransaksi sebanyak Rp500 miliar selama kurun waktu 2019-2023.
Puluhan rekening itu diantaranya milik anaknya, Mario, serta istrinya yang bernama Ernie Meike. Pemblokiran dilakukan lantaran adanya dugaan money laundry atau pencucian uang. Ia juga diduga melakukan praktik nominee (memakai nama orang lain) atas kepemilikan hartanya.
Dipecat
Menkeu Sri Mulyani resmi memecat Rafael Alun Trisambodo. Adapun alasannya, dikatakan Insepektur Jenderal (Itjen) Kemenkeu Awan Nurmawan Nuh karena ia melakukan pelanggaran disiplin yang berat. Hal ini diketahui usai pihaknya menggelar inverstigasi secara mendalam.
Baca Juga: KPK Pastikan Akan Rampas Seluruh Harta Para Koruptor, Termasuk Rafael Alun Trisambodo
"Audit investigasi sudah Itjen selesaikan, rekomendasi dipecat. Terbukti pelanggaran disiplin berat. setuju (Rafael Alun) dipecat," ujar Awan Nurmawan Nuh melalui pesan singkatnya, Selasa (7/3/2023).
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
KPK Pastikan Akan Rampas Seluruh Harta Para Koruptor, Termasuk Rafael Alun Trisambodo
-
Babak Baru Kasus Penganiayaan David, AGH Pacar Mario Dandy Diperiksa Polisi Hari Ini
-
Efek Domino Rafael Alun: Terkuak Modus 69 Pegawai Pajak Diduga Lakukan Pencucian Uang
-
Kekayaan Rafael Alun Bikin Ernest Prakasa dan Rizal Ramli Gemas: Sudah Kanker Tahap IV, Perlu Operasi Besar
-
Temuan Polisi: Aksi Brutal Mario Dandy Satriyo Baru Berhenti saat Perempuan Ini Berteriak
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final