Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mendapatkan brevet atau Wing Penerbang TNI AU. Ia menunjukkan kebahagiaannya lantaran sempat memiliki cita-cita menjadi penerbang dari TNI AU.
Cita-cita Prabowo itu pupus setelah akhirnya ia menjadi taruna Angkatan Darat. Perolehan Wing Penerbang TNI AU sedikit menghapus kesedihannya karena tidak bisa mewujudkan cita-citanya sebagai penerbang.
"Saya tentunya merasa bangga, waktu muda saya ingin jadi penerbang angkatan udara, tapi akhirnya masuk ke angkatan darat nggak apa-apa, ujungnya juga saya dapat wing kehormatan," kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (8/3/2023).
Hal tersebut diungkapkan Prabowo usai mencoba untuk menumpangi pesawat C-130J-30 Super Hercules. Pesawat anyar milik TNI AU itu dibuat Lockheed Martin di Marietta, Georgia, Amerika Serikat.
Mantan Danjen Kopassus tersebut mengungkapkan ada persiapan sebelum dirinya ikut merasakan pesawat anyar tersebut. Sambil berkelakar, Prabowo mengaku pusing karena banyak mekanisme yang harus dijalankan sebelum lepas landas.
"Ada, briefing, briefing, tangan harus gimana, aduh, sudah gitu banyak ini, waduh aku juga pusing. kalau saya sekarang tes masuk angkatan udara, pasti enggak lulus," tuturnya.
Ia akhirnya sadar bahwa tidak mudah untuk menjadi seorang penerbang, apabila untuk pesawat dengan teknologi canggih.
Setelah mencoba, Prabowo mengatakan kalau pesawat itu bisa terbang sangat cepat. Menurutnya, hanya membutuhkan waktu 5 menit untuk terbang dari Halim Perdanakusuma ke wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu lantas sudah sepatutnya bangsa Indonesia bersyukur memiliki TNI yang terdiri dari tiga matra yakni angkatan darat, angkatan udara dan angkatan laut.
Baca Juga: Prabowo Subianto Dan Surya Paloh Bertemu, Tegaskan Dukungan Anies Baswedan Maju Pilpres 2024
"Tapi saya sangat kagum juga membuat kita semakin harus sadar bahwa pertahanan itu bukan suatu kemewahan, pertahanan adalah suatu syarat untuk kita terus merdeka tanpa pertahana yang kuat kita akan selalu diganggu, selalu diinjak-injak oleh bangsa lain, sumber alam kita akan dicuri, kedaulatan kita akan diganggu," terangnya.
Berita Terkait
-
Penuhi Minimum Essential Forces Indonesia, Presiden Jokowi Beli Lima Pesawat Canggih Super Hercules
-
Sudah Dicek Jokowi, Begini Wujud Pesawat Super Hercules Baru untuk TNI AU
-
Prabowo Serahkan Pesawat C-130J-30 Super Hercules ke Panglima TNI
-
Mengecek Pesawat Baru TNI AU C-130J-30 Super Hercules A-1339, Jokowi: Ini Pesawat Sangat Canggih
-
Luhut Tolak Keras Wacana Pemindahan Depo Pertamina di Plumpang, Sebut Warga Sekitar yang Harus Pindah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati