Baru-baru ini, ditemukan sesosok mayat wanita tinggal tengkorak di kawasan hutan Gunung Salak, Kabupaten Bogor. Mayat wanita tersebut ditemukan berpayung. Payung tersebut terbuka ‘memayungi’ jasad korban.
Korban sendiri ditemukan dalam kondisi terlentang dengan kondisi bagian kepala tinggal tengkorak.
Sementara itu, di bagian paha hingga kaki masih terlihat utuh. Korban tampak mengenakan baju kaos warna hitam dan celana jeans stretch.
Berikut fakta temuan mayat wanita tinggal tengkorak pakai payung di Gunung Salak:
Kronologi Penemuan Mayat
Mayat tinggal tengkorak tersebut ditemukan pada Selasa (7/3/2023) sekitar pukul 12.30 WIB. Tidak ditemukan adanya identitas pada mayat tersebut.
Perempuan tersebut ditemukan hanya tinggal tengkorak oleh warga yang sedang melakukan pengecekan air di shelter 6, jalur Blok Kalimati kawasan Curug Nangka Bogor. Sebagian jasadnya ditemukan sudah tidak utuh.
Polisi Olah TKP
Setelah mendapatkan informasi terkait dengan penemuan kerangka manusia berjenis kelamin wanita di gunung halimun salak, Kepolisian Polsek Taman Sari pun langsung menggelar olah TKP serta melakukan evakuasi kerangka wanita tersebut.
Baca Juga: 6 Fakta Mencengangkan Kasus Penemuan Dua Jenazah Wanita Dicor Bertumpukan di Bekasi
Keterangan demikian disampaikan langsung oleh Kapolsek Taman Sari.
Bukan Jalur Pendakian Umum
Pihak Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menyebutkan bahwa lokasi penemuan mayat tersebut bukanlah jalur pendakian umum. TNGHS menyebutkan bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan apakah mayat wanita yang sudah menjadi tengkorak merupakan peneliti ataukah hanya masyarakat setempat.
Ditemukan Berpayung
Sebelumnya diberitakan sesosok mayat wanita ditemukan hanya tinggal tengkorak di kawasan hutan Gunung Salak, Kabupaten Bogor.
Mayat tersebut ditemukan berpayung dan payung tersebut tampak menutupi korban. Korban ditemukan dalam kondisi terlentang dengan kondisi bagian kepala tinggal tengkorak. Sementara itu bagian paha hingga kaki masih tampak utuh, dan ditemukan tanpa identitas.
Berita Terkait
-
6 Fakta Mencengangkan Kasus Penemuan Dua Jenazah Wanita Dicor Bertumpukan di Bekasi
-
Teka-teki Penemuan Dua Mayat Wanita Dicor di Bekasi, Pria Terluka di Dekat Lokasi Pelakunya?
-
Potongan Kepala Wanita Tewas di Nias Selatan Ditemukan
-
Nyasar ke Halaman Warga, Penerjun Payung yang Mendarat Darurat di Jagakarsa Ternyata Anggota Denjaka
-
Terbawa Angin Kencang, Penerjun Payung TNI Malah Nyangkut di Pohon Palem di Ciganjur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar