Suara.com - Peristiwa pemerkosaan yang tak biasa terjadi di Desa Sukakarya, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada Minggu (5/2/2023). Seorang kakek berusia 65 tahun disebut telah memperkosa seorang nenek yang telah berusia 95 tahun.
Peristiwa tersebut lantas menjadi viral di media sosial, di mana beredar rekaman video yang memperlihatkan warga tengah mengerumuni rumah korban yang berdinding bambu, tak jauh dari rumah pelaku.
"Astagfirullahalazim... bejat bener," ujar seorang pria dalam rekaman video tersebut.
Video tersebut menarasikan kalau korban diperkosa dalam rumahnya oleh pelaku yang berinisial MH. Aksi perkosaan tersebut lantas tak sengata dipergoki oleh keponakan korban inisial R yang berusia 65 tahun.
Dalam video di medsos itu juga dinarasikan kalau korban dalam keadaan tak berbusana saat ditemukan. Sementara pelaku disebutkan hanya mengenakan baju, namun tidak memakai celana.
Pihak kepolisian pun akhirnya turun tangan. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Gogo Galesung menyatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/2/2023) siang.
Gogo tidak merinci kronologi peristiwa tersebut, namun menurut dia saat ini pelaku sudah diamankan.
Polisi kesulitan ungkap peristiwa pemerkosaan
Meski begitu, Gogo mengaku kebingungan menangani peristiwa tersebut, sebab ada perbedaan versi antara pelaku dan korban.
Baca Juga: Sadis! Kakek Ini Bunuh Temannya Gegara Sering Kentut
Ia mengatakan, pelaku mengaku dirinya dipanggil ke dalam oleh korban. Selain itu sang nenek yang menjadi korban juga tidak menjelaskan secara gamblang mengenai peristiwa pemerkosaan tersebut.
Ia hanya menyatakan kalau dirinya sudah dalam keadaan tanpa busana ketika dipergoki oleh keponakannya.
"Neneknya bilang 'saya juga nggak tahu juga, baju saya tiba-tiba sudah kebuka'," ujar Gogo kepada awak media.
Selain adanya perbedaan versiantara pelaku dan korban, kepolisian juga mengaku kesulitan melakukan pendalaman kasus tersebut karena baik pelaku ataupun korban keduanya sudah pikun.
Menurut Gogo, kepolisian juga melum melakukan visum terhadap korban, karena yang bersangkutan jatuh sakit dan enggan dibawa ke rumah sakit.
Pelaku dan korban jatuh sakit
Berita Terkait
-
Sadis! Kakek Ini Bunuh Temannya Gegara Sering Kentut
-
Ayah Tega Rudapaksa Anak Tiri Usia 16 Tahun di Banyumas
-
Kakek Ini Dihukum Cambuk 119 Kali, Kasusnya Cukup Berat
-
Tiduri Pacar Tapi Nikahnya Sama Wanita Lain, Mahasiswa Asal Jombang Dibui
-
Lelaki Tua Di Sabang Dicambuk Ratusan Kali Di Halaman Masjid Usai Memperkosa Perempuan 26 Tahun
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan