Suara.com - Warga di sekitar Gunung Salak dihebohkan dengan temuan mayat seorang wanita yang tinggal tersisa tengkorak saja. Hal ini terjadi pada Selasa, 7 Maret 2023 pukul 12.40 WIB. Mayat tersebut ditemukan di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, di Curug Nangka Blok Kalimati, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Fakta mayat wanita tinggal tengkorak di Gunung Salak bisa Anda lihat di bagian berikutnya.
Beberapa fakta terkuak dari penemuan mayat tersebut, sementara banyak hal lain masih menjadi misteri. Pihak yang berwajib terus melakukan penyelidikan dibantu dengan tenaga ahli yang berada di sekitar lokasi taman nasional tersebut.
1. Tanpa Identitas
Mayat yang ditemukan tersebut, setelah diselidiki, tidak memiliki identitas yang jelas. Tidak ada KTP, SIM, atau kartu identitas lain yang ditemukan pada mayat dan lokasi sekitar penemuan terjadi. Hal ini jelas menyulitkan proses identifikasi dari korban, yang secara fisik juga sulit dikenali.
2. Kondisi Jasad Tinggal Tengkorak
Mayat yang berjenis kelamin wanita ini ditemukan dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Dari segi fisik, mayat dapat dikatakan hanya tinggal tengkorak saja sehingga semakin menyulitkan upaya pengenalan pada identitas korban.
3. Ditemukan oleh Warga
Kejadian penemuan mayat ini sendiri dialami oleh warga sekitar ketika melakukan aktivitas rutin pengecekan air di shelter 6, jalur Blok kalimati, kawasan Curug Nangka Bogor. Seperti diungkapkan sebelumnya, penemuan terjadi pada Selasa, 7 Maret 2023 tepatnya pukul 12.40 WIB.
4. Mayat Ditemukan Berpayung
Baca Juga: Satu Orang Tewas di Jalur Tengkorak Cianjur
Ketika ditemukan sendiri mayat dalam kondisi ditutupi atau dipayungi di bagian atas tubuhnya. Menggunakan kaus hitam dan celana jeans biru, payung dan pakaian yang dikenakan terlihat belum memiliki usia yang terlalu lama karena masih cukup baik kualitasnya. Jenazah juga mengenakan sandal dan topi.
5. Bukan di Jalur Pendakian
Dilihat dari lokasi penemuannya, korban ditemukan tidak pada jalur pendakian yang umum digunakan oleh pendaki. Jalur tersebut memang merupakan jalan setapak, namun jalur tracking yang digunakan oleh warga dan pengelola taman nasional untuk melakukan pengecekan jalur air saja.
6. Perkiraan Waktu Tewas Sebulan
Dilihat dari kondisinya, mayat yang sudah menjadi tengkorak ini diduga telah meninggal dunia selama sebulan sebelum kemudian ditemukan oleh warga. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Resort II Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukiman, dalam keterangan pers yang dilakukannya.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Fakta Mengerikan Temuan Tengkorak Mayat Wanita Pakai Payung di Gunung Salak
-
Geger Penemuan Mayat Perempuan Berambut Pendek dengan Kondisi Nyaris Telanjang di Cimahi, Warga Ungkap Fakta Ini
-
Polisi Temukan Sejumlah Luka Tusuk dan Sayatan pada Mayat Wanita Bersimbah Darah di Bawah Jembatan Sungai Asam Kubu Raya
-
6 Fakta Mencengangkan Kasus Penemuan Dua Jenazah Wanita Dicor Bertumpukan di Bekasi
-
Satu Orang Tewas di Jalur Tengkorak Cianjur
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123