Suara.com - Polisi meringkus empat pelaku pemalakan di dekat pintu masuk Tol Tomang, Jakarta Barat. Mereka dikenal nekat saat melancarkan aksinya di jam-jam padat lalu lintas kendaraan.
Empat tersangka yang berhasil dibekuk tersebut berinisial RN (33), AM (28), YS (29), dan WA (23). Dalam aksinya mereka selalu menargetkan sopir truk yang melintas dan terjebak dalam kemacetan.
Kapolsek Palmerah Kompol Dodi Abdulrohim mengatakan, penangkapan terhadap keempat pelaku tersebut berawal dari keluhan warga yang tersiar melalui akun media sosial TikTok.
"Dalam video itu terlihat seorang laki-laki meminta uang kepada pengemudi sopir truk," katanya, saat di Polsek Palmerah, Jumat (10/3/2023).
Dodi mengungkapkan, dalam aksinya, mereka bermodus mengamen sepanjang lampu merah. Namun saat bersamaan mereka melakukan pemalakan terhadap para sopir.
"Mereka meminta sejumlah uang terhadap pengemudi sopir truk secara paksa," ucapnya.
Kepada petugas, para pelaku mengaku aksi pemalakan ini telah berlangsung selama tiga bulan.
Dalam sehari mereka dapat meraup uang hasil memeras para sopir senilai Rp60 ribu. Setelah mendapatkan uang hasil kejahatannya kemudian mereka pergunakan untuk mabuk minuman keras.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku disangkakan dengan Pasal 368 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.
Baca Juga: Ulah Wartawan Bodrek di Tasikmalaya, Marah-marah Nanya Soal Dana BOS Berujung Malak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol
-
Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba