Suara.com - Gunung Merapi kembali erupsi pada hari Sabtu, 11 Maret 2023. Abu vulkanik yang keluar menyebabkan hujan abu di sejumlah daerah Jawa Tengah seperti Magelang, Boyolali, dan sekitarnya. Kejadian ini membuat masyarakat perlu mengetahui cara menyelamatkan diri dari erupsi gunung yang tepat.
Perlu diketahui pada Minggu (12/32023) dari pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Merapi menyemburkan awan panas guguran sebanyak 6 kali dengan jarak luncur 2 km arah barat daya dan guguran lava pijar 7 kali dengan jarak luncur 1,7 km arah barat daya. Saat ini, status Gunung Merapi masih berada pada level siaga.
Bicara tentang gunung meletus, sejumlah gunung di Indonesia memang beberapa mengalami erupsi bahkan sampai memakan korban jiwa. Oleh karena itu, jika ada erupsi gunung pastikan untuk segera menyelamatkan diri.
Lantas, bagaimana cara menyelamatkan diri dari erupsi gunung? Melansir dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), berikut ini cara menyelamatkan diri dari erupsi gunung yang penting untuk diketahui.
Prabencana
- Perhatikan arahan yang diberikan lembaga resmi serta perkembangan aktivitas gunung
- Selalu siapkan masker serta kacamata pelindung duna melindungi diri dari paparan abu vulkanik.
- Tahu jalur evakuasi serta shelter yang sudab disiapkan oleh pihak berwenang
- Menyiapkan skenario evakuasi lainya sebagai antisipasi jika dampak erupsi meluas
Baca Juga: Potret Siswa SDN 2 Tlogolele Boyolali Tetap Bersekolah Pascahujan Abu Erupsi Gunung Merapi
- Siapkan kebutuhan logistik berupa makanan siap saji, baterai cadangan, lampu senter, dan uang tunai.
Saat bencana
- Tidak berdiam diri di lokasi yang masuk daftar untuk dikosongkan.
- Tidak berdiam diri di lembah maupun daerah aliran sungai.
- Hindari area terbuka guna melindungi diri dari paparan abu vulkanik
- Menggunakan kacamata pelindung
Berita Terkait
-
Potret Siswa SDN 2 Tlogolele Boyolali Tetap Bersekolah Pascahujan Abu Erupsi Gunung Merapi
-
Cek Fakta: Benarkah Bila Gunung Merapi Meletus jadi Kiamat bagi Pulau Jawa?
-
Mitigasi Bencana jadi Perhatian untuk Korban Bencana Erupsi Merapi
-
Keyakinan Sultan HB X Usai Merapi Erupsi Lagi: Tak Akan Meletus Seperti Dulu
-
Sejarah Erupsi Gunung Merapi dari Masa ke Masa
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Pemerintah Israel
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran