Suara.com - Beredar kabar Depo Pertamina Plumpang sengaja dibakar. Dalam narasi yang beredar, Komisaris Pertamina Basuki Tjahja Purnama atau Ahok pun langsung menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menparekraf Sandiaga Uno.
Kabar ini dibagikan oleh akun YouTube dengan nama akun Merdeka TV pada Minggu, (12/3/2023). Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 139 ribu kali.
Terlihat, video itu juga membagikan gambar thumbnail dengan narasi seolah-olah Ahok menuding Anies dan Sandiaga terkait Depo Pertamina Plumpang yang sengaja dibakar.
Adapun narasi yang dibagikan dalam judul video sebagai berikut:
"Pelaku Pembakaran Terungkap, Tak Berkutik! Ahok Langsung Sebut Nama Anies."
Sedangkan narasi dalam thumbnail adalah berikut ini:
"DEPO PERTAMINA SENGAJA DIBAKAR Ahok Langsung Sebut Nama Anies & Sandiaga."
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: CEK FAKTA Video Membawa Virus Virtex Dibagikan Lewat WhatsApp
Berdasarkan penelusuran, narasi Depo Plumpang Pertamina sengaja dibakar dan membuat Ahok langsung menyebut nama Anies dan Sandiaga terkait peristiwa tersebut adalah tidak benar.
Faktanya, isi video yang dibagikan oleh Merdeka TV, saat didengarkan tidak membahas tentang pembakaran Depo Pertamina Plumpang, ataupun tentang Ahok menyebut nama Anies dan Sandi Uno.
Sebaliknya, isi video mengutip artikel tentang pernyataan Ahok yang memperingatkan Anies terkait permasalahan sengketa pemukiman warga di Tanah Merah yang berdekatan dengan Depo Pertamina.
Ini bermula saat Anies ingin membebaskan permasalahan sengketa warga Tanah Merah tersebut. Namun, Ahok mengingatkan jika tanah yang ditempati warga tersebut merupakan aset milik PT Pertamina, sehingga seharusnya tidak boleh ditempati warga.
Sementara itu, penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang bukan karena sengaj dibakar orang. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menjelaskan bahwa penyebab kebakaran karena terjadi kesalahan teknis saat pengisian minyak jenis Pertamax dari Balongan.
KESIMPULAN
Berita Terkait
-
CEK FAKTA Video Membawa Virus Virtex Dibagikan Lewat WhatsApp
-
CEK FAKTA: Live Amanda Manopo Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Arya Saloka Meski Sudah Tak di Ikatan Cinta?
-
CEK FAKTA: Venna Melinda Alami Gangguan Jiwa gegara Gagal Sengsarakan Ferry Irawan
-
CEK FAKTA: Sule dan Nathalie Holscher Sah Rujuk, Kini Lagi Honeymon ke Turki, Benarkah?
-
Anies Dilabeli Isu Politik Identitas, Koalisi Perubahan Harus Kerja Ekstra Agar Diterima di NTT
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran