Suara.com - Kasus peredaran narkoba kembali terungkap. Kali ini, putra dari artis sekaligus penyanyi dangdut Lilis Karlina, RD ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta karena terbukti melakukan transaksi narkoba.
Dari tangan RD, polisi berhasil menyita barang bukti narkoba yaitu 925 butir obat jenis Hexymer, obat Tramadol sebanyak 740 butir, dan 200 butir obat jenis Trihexyphenidyl. Ketiga jenis obat itu sudah dilarang diperjualbelikan secara bebas di masyarakat sejak lama.
Lalu, apa sebenarnya kandungan ketiga obat ini dan apa dampak buruknya sehingga tergolong dalam obat obatan terlarang? Simak inilah penjelasan selengkapnya.
Menyadur dari healthline.com, obat Hexymer ini digunakan sebagai obat terapi penyakit saraf parkinson yang kerap menyerang lansia. Secara reaksi, obat ini digunakan mengendalikan gejala ekstrapiramidal yang disebabkan oleh terapi obat.
Obat Hexymer ini dapat menyebabkan efek samping karena mengandung komposisi Trihexyphenidyl HCL. Adapun efek samping ditimbulkan, antara lain kepala pusing, penglihatan kabur, muncul kecemasan, jantung berdebar, hingga gangguan pada sistem pernapasan. Kandungan Trihexy ini juga dapat menyebabkan gejala serius lain jika terus menerus dikonsumsi karena juga dapat berpengaruh terhadap sistem pencernaan.
Oleh sebab itu, penggunaan obat ini juga tak boleh sembarangan dan tidak boleh dijual secara bebas.
Obat Tramadol juga merupakan jenis obat penghilang rasa sakit dengan dosis kuat dari golongan obat opiat atau narkotika. Obat ini kerap kali digunakan untuk mengobati nyeri sedang hingga parah, misalnya setelah operasi atau cedera serius. Obat yang sering disebut sebagai pain killer ini juga memiliki dosis khusus untuk digunakan, sehingga akan berbahaya jika digunakam secara terus menerus.
Fungsi tramadol ini sendiri hanya meredakan rasa sakit layaknya pain killer lainnya dan tidak menghentikan rasa sakit sepenuhnya. Reaksi tubuh setiap orang yang mengonsumsi Tramadol ini juga berbeda-beda. Efek samping yang paling sering dirasakan oleh pengguna obat ini adalah kehilangan energi akibat efek pelemahan dari obat ini. Tak jarang, pengguna obat ini merasa "diserap" energinya dan tidak berdaya.
RD mengaku mengetahui adanya penjualan obat terlarang tersebut dari toko online. Polres Purwakarta pun langsung menahan RD yang baru berusia 15 tahun tersebut dan menjeratnya dengan pasal berat.
Baca Juga: Anak Lilis Karlina Jadi Bandar Narkoba, Ini Lho Bahaya Narkoba bagi Remaja!
"Tersangka RD melanggar Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun," kata AKBP Edwar Zulkarnain, pada Selasa (14/3/2023).
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Soal Anak Lilis Karlina Edarkan Obat Terlarang, Tanggapan Disdik Purwakarta Begini
-
Dukung Sembuh, Adik Sebut Penyebab Ammar Zoni Gunakan Narkoba karena Hal Ini
-
Uang Jajan dari Lilis Karlina Cukup, Anaknya yang Masih SMP Pilih jadi Bandar Narkoba: RD Sehari Raup Duit Rp2 Juta
-
Banjir Dukungan, Irish Bella Unggah Postingan Baru usai Ammar Zoni Ditangkap Kasus Narkoba
-
Usai Ammar Zoni Tertangkap, Postingan IG Irish Bella Isyaratkan Keikhlasan: Alhamdulillah Terimakasih atas Cinta-Mu
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor