Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar kegiatan Ngaji Budaya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur PPP kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang memasuki usia abad ke-2.
NU diketahui merupakan salah satu pendiri partai berlambang Kabah.
“Hari ini PPP menyelenggarakan milad satu abad NU dan memasuki abad ke-2, sebagai ungkapan rasa syukur kami sebagai partai yang dilahirkan dari rahim NU,” kata Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
Mardiono berharap NU dapat terus mengayomi dan menuntun umat Islam khususnya rakyat Indonesia.
Sehingga ke depan masyarakat tetap memiliki landasan moral, iman, dan takwa untuk membangun kesejahteraan bangsa.
“PPP sebagai anak tentu mendoakan agar perjuangan NU sebagai organisasi besar dunia senantiasa berkhidmat melindungi, mengayomi, dan menuntun umat Islam khususnya rakyat Indonesia agar tidak kehilangan arah,” ucapnya.
Sementara, Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PPP.
Dia pun berharap kegiatan kali ini mendapat berkah bagi partai berlambang Kabah.
“Terima kasih Pak Mardiono dan jajaran yang sudah ikut, hormat, dengan menyelenggarakan Harlah NU malam ini. Mudah-mudahan barokah, khususnya menjadikan warga NU mau menyoblos PPP lagi,” kata KH Yahya Cholil Staquf.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pidato budaya hingga pembacaan puisi oleh Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini