Suara.com - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono meminta Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) untuk dapat berperan aktif dalam menangkap perkembangan dinamika yang ada, agar menjadi organisasi yang kuat dan produktif.
Hal tersebut disampaikannya saat IPNU menyambangi Kantor DPP PPP di Menteng, Jakarta Pusat.
“Saya memberikan saran dan pandangan agar IPNU berperan aktif dalam menangkap setiap perkembangan dinamika di negara ini. Agar anak muda tidak terlambat melanjutkan estafet dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Muhamad Mardiono.
Muhamad Mardiono juga menyarankan para anggota IPNU untuk mengenal politik tanpa meninggalkan kewajiban belajarnya. Hal itu perlu dilakukan agar tidak terlambat menerima estafet kepemimpinan nasional.
“Karena Indonesia ini negara demokrasi dimana harus dibangun dengan politik, maka harus mengenali perpolitikan agar tidak tertinggal,” ucapnya.
Sementara, Ketua Umum PP IPNU M Aqil Uruzzaman mengaku akan menyerap nasihat dari para senior, salah satunya pimpinan partai berlambang Kabah ini.
“Kami bersilaturahmi kepada PPP dalam rangka mencari teladan, bahwa milenial generasi muda minim dan krisis keteladanan. Banyak yang kita serap dari senior, ruh perjuangannya dan nasihat-nasihat yang menjadi pijakan kami dalam berjuang di organisasi ini,” kata Aqil.
Aqil menambahkan, saat ini IPNU sendiri telah memandang politik sebagai sebuah cara untuk membangun Indonesia.
“Milenial memandang politik jangan hanya pertarungan periodik setiap lima tahun sekali, tapi politik adalah sebuah cara membangun Indonesia. Yang tentunya perubahan besar dimulai dari politik itu sendiri,” pungkasnya.
Baca Juga: Gerindra Rela Jika Sandiaga Uno Gabung PPP, Habiburokhman: Ya Monggo
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal