Korban penganiayaan anak eks pejabat pajak, Mario Dandy, David sudah lebih dari tiga minggu menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia mengalami penganiayaan pada 20 Februari 2023 hingga terbaring koma.
Baru-baru ini, Rustam Hatala sebagai paman dari David memberikan kabar terkait dengan kondisi dari keponakannya yang sudah 24 hari dirawat di rumah sakit. Rustam menyebut bahwa David akan menjalani terapi stem cell untuk mendukung serta meningkatkan kesadaran kognitif.
Meski demikian, kondisi dari David kian membaik terlebih kesadaran kuantitatif atau gerak motorik, yakni gerakan yang melibatkan otot-otot kecil seperti tangan, jari, dan pergelangan tangan.
Rustam menyebut, perjalanan dari David untuk bisa benar-benar pulih seperti semula masih sangat panjang. Namun, dengan adanya doa-doa yang dipanjatkan, sampai saat ini kondisi David semakin membaik.
Lantas, apa itu terapi stem cell yang akan dijalani oleh David? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Melansir dari Klikdokter, terapi stem cell dipandang sebagai sebuah prosedur pengobatan yang paling menjanjikan di dunia kedokteran era kini.Terapi ini diyakini bisa mengatasi berbagai penyakit yang bahkan sulit untuk disembuhkan.
Stem cell atau sel punca merupakan sel induk yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri dan berubah menjadi berbagai jenis sel. Stem cell adalah satu-satunya sel dalam darah yang bisa meregenerasi tipe sel baru.
Stem cell ini bermanfaat untuk pengobatan regeneratif dan dirancang untuk memperbaiki sel-sel yang rusak di dalam tubuh dengan cara mengurangi peradangan dan memodulasi sistem kekebalan tubuh.
Oleh karenanya, pengobatan menggunakan stem cell menjadi terobosan yang memiliki potensi menyembuhkan beragam penyakit berat seperti misalnya penyakit kronis, penyakit degeneratif, dan penyakit autoimun.
Saat ini, rumah sakit yang memberikan layanan terapi stem cell adalah Rumah Sakit Umum Pusat Dr Cipto Mangunkusumo di Jakarta dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo di Surabaya.
Kasus yang paling banyak ditangani yakni diabetes melitus, nyeri sendi lutut, stroke, penyakit jantung. Lalu ada juga penyakit hati, saraf, dan penyakit darah berbahaya lain.
Tidak hanya dua rumah sakit di atas, ada juga dua laboratorium yang sudah mengantongi izin dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mengembangkan terapi sel punca darah tali pusat yakni ReGeniC milik PT Bifarma Adiluhung (Kalbe Group) di Jakarta serta Laboratorium Dermama milik PT Dermama Bioteknologi di Solo.
Adapun bank penyimpanan sel punca darah tali pusat sendiri didukung oleh ProSTEM atau Prodia StemCell Indonesia, Jakarta.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes) Nomor 32 Tahun 2018, stem cell yang berbahan baku dari embrio hewan atau tumbuhan tidak diperbolehkan.
Hal tersebut dikarenakan sel punca dari sumber tersebut memiliki risiko menjadi kanker berjenis teratoma sebesar 20 persen, potensi penolakan tubuh juga besar, serta dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai etik.
Berita Terkait
-
Biaya Berobat Naik 13,6 Persen, Ini 5 Cara agar Tidak Jatuh Miskin karena Sakit!
-
Terungkap! Mario Dandy Sempat Sebar Video dan Foto Penganiayaan David ke Tiga Temannya, Apa Motifnya?
-
Bukan untuk Mario Dandy, Kajati DKI Jakarta Tawarkan Keluarga David Upaya Restorative Justice untuk AG
-
Selain Bertemu di Kafe Kemang, Mario Dandy dan Amanda Ternyata Sempat Saling Kirim Pesan
-
Gun Romli Sebut Kunjungan Kajati DKI Jakarta Jenguk David di RS Berbau Amis
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan