Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemanggilan kepada Kepala Bada Pertanahan Jakarta Timur (BPN Jaktim) Sudarman Harjasaputra pada Selasa (20/3/2023) besok. Dia bakal diklarifikasi soal harta kekayaannya, buntut perilaku istrinya Vidya Piscarista yang pamer kehidupan mewah di media sosial.
"Benar, informasi yang kami terima Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN menjadwalkan permintaan klarifikasi kepada saudara Sudarman Harjasaputra (Kepala BPN Jakarta Timur) besok, Selasa 21 Maret," Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati, Jumat (17/3/2023).
Disebutkan pemeriksaan dilakukan pada pukul 09.00 WIB bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri bilang, Sudarman bukan diperiksa oleh Deputi Bidang Pencegahan KPK, bukan Deputi Penyidikan atau Penyelidikan.
"Oleh tim LHKPN, Direktorat LHKPN di bawah Kedeputian Pencegahan," jelas Ali pada Kamis (16/3/2023) lalu.
Pada proses klarifikasi pekan depan, KPK bakal menelusuri Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Sudarman.
Sudarman Harjasaputra sendiri telah menjalani pemeriksaan di Inspektorat Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN pada Rabu (15/3/2023) lalu. Hal itu juga berkaitan dengan istrinya yang pamer kekayaan di media sosial.
Jauh sebelum itu, dia sudah memberikan klarifikasi soal gaya hidup istrinya, Vidya Piscarista. Dia menyebut sebelum menikah, Vidya sudah hidup mandiri.
"Sebelum nikah dengan saya rumahnya sudah bagus juga, bahkan mobilnya aja dua,” katanya.
Baca Juga: Buntut Gaya Hidup Mewah Sang Istri, Kepala BPN Jaktim Diperiksa Kementerian ATR. Bagaimana Hasilnya?
Berita Terkait
-
Makin Panas! IPW Bawa Bukti Baru Dugaan Korupsi Wamenkumham Eddy Hiariej ke KPK
-
Update Kasus Dugaan TPPU Yang Dilakukan Dito Mahendra
-
Buntut Panjang Istri Pegawai Kemensetneg Pamer Harta: Dinonaktifkan Sementara, Harta Bakal Diusut
-
PPATK dan KPK akan Dilibatkan dalam Pengusutan Harta Tidak Wajar Esha Rahmanshah Abrar
-
KPK dan PPATK Dilibatkan dalam Pengusutan Harta Esha Rahmansah, Kemensetneg Janji Transparan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius