Suara.com - Kasus dugaan pencucian uang dan penggelapan pajak Rafael Alun jadi pembahasan masyarakat sudah sejak lebih dari sepekan. Semua bermula dari kasus kekerasan yang dilakukan putranya.
Fokus kepada kasus Rafael Alun, sampai detik ini ia belum dicekal ke luar negeri meskipun masyarakat mengajukan boikot. Apa alasan Rafael Alun tidak dicekal ke luar negeri?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum melakukan pencekalan terhadap Rafael Alun agar tidak pergi ke luar negeri dengan alasan kasusnya masih dalam tahap penyelidikan.
Eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan pajak, di duga ia melakukan korupsi dan suap. Akan tetap, pihak penegak hukum belum bisa memastikan hal tersebut karena belum ditemukan bukti kuat.
Saat ini status pemerikaan laporan kekayaan Rafael Alun baru sampai ke tahap penyelidikan. Pencekalan baru bisa dilakukan ketika sudah ditemukan minimal dua alat bukti kuat tindak pidana korupsi, sehingga kasus masuk ke tahap penyidikan. KPK memastikan pendalaman kasus ini akan mencapai pemulihan aset.
Sementara itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir puluhan rekening keuangan yang berkaitan dengan Rafael Alun Trisambodo, termasuk yang berkaitan dengan keluarganya. Total nilai mutasi dari seluruh rekening yangd iblokir mencapai Rp500 miliar dari periode tahun 2019-2023 saja.
Nilai transaksi yang dibekukan kemungkinan besar akan bertambah. Sebab itu belum dihitung dengan nilai saldo yang masih aktif di kartu debit dan termasuk juga nilai kredit yang dimiliki keluarga Rafael Alun.
Saat ini KPK mengantongi informasi Rafael Alun sebagai pejabat eselon III DJP yang memiliki kekayaan fantastis, lebih dari Rp56 miliar. Aset kekayaan Rafael juga tidak cocok dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN). Kejanggalan-kejanggalan tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Dengan dilakukan pemblokiran terhadap rekening keluarga dan milik Rafael sendiri, maka penarikan uang tunai dalam jumlah besar bisa dicegah. Diduga Rafael melakukan tindakan pencucian uang secara profesional, sehingga dibutuhkan waktu untuk menemukan bukti kuat atas tindakannya.
Baca Juga: Rafael Alun Dikabarkan Kabur, KPK: Kami Imbau Tidak Lari, Hadapi Saja!
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Sri Mulyani Ungkap Ada Orang Lapor Harta 'Cuma' Miliaran, Tapi Total Transaksi Triliunan
-
Tidak Sekalipun Besuk Mario Dandy Satriyo, Rafael Alun Trisambodo Diam-diam Minggat?
-
Rafael Alun di Isukan Kabur, Begini Jawaban KPK
-
KPK soal Kabar Rafael Alun Kabur: Jangan Lari, Hadapi Saja!
-
Rafael Alun Dikabarkan Kabur, KPK: Kami Imbau Tidak Lari, Hadapi Saja!
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional