Absennya sosok ayah dan keluarga Mario Dandy Satriyo di sisi penganiaya anak korban D itu terasa menggelitik. Apakah tengah menyiapkan pelarian?
Perlakuan yang didapat Mario Dandy Satriyo--penganiaya anak korban D dalam kasus brutal pemukulan hingga berujung koma di salah satu perumahan elite Jakarta Selatan bulan lalu (20/2/2023)--dari keluarga selama ia ditahan Polda Metro Jaya memang lain dari biasa.
Sang bapak, Rafael Alun Trisambodo sama sekali tidak pernah tampak batang hidungnya. Berbeda dengan sesama karibnya dalam kejahatan. seperti Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan yang selalu dijenguk bapaknya. Bahkan pacarnya, AG didampingi sosok kakak perempuan, sampai dibela di depan kanal Narasi TV.
Lantas ke manakah si bapak dari Mario Dandy Satriyo?
Dikutip dari laman News Suara.com, mantan pejabat eselon III Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan itu dikabarkan kabur. Antara lain beredar di media sosial Twitter, diunggah akun @logikapolitikid.
"Update RAT (Rafael Alun): RAT (Rafael Alun Trisambodo) ada dugaan mau kabur, semoga berubah pikiran, ya. Soalnya kabur juga percuma," demikian tulis @logikapolitikid sebagaimana dikutip Suara.com, Senin (20/3/2023).
Asep Guntur, Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa KPK belum bisa melakukan pencegahan kepada Rafael Alun Sambodo (bila benar adanya yang bersangkutan melarikan diri) karena status hukumnya penyelidikan bukan penyidikan.
Asep Guntur menambahkan, jika status dugaan kejanggalan harta RAT ditingkatkan ke penyidikan, KPK bakal memintakan Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM melakukan pencegahan ke luar negeri.
"Nanti setelah naik penyidikan kami akan lakukan pencegahan," jelas Asep Guntur di Gedung KPK, Jakarta pada Senin (20/3/2023).
KPK meyakini, Rafael Alun akan bertanggung jawab atas kasus yang menjeratnya. Kepadanya diminta untuk tidak kabur.
"Pertama tentunya saya yakin, walau ada informasi dari rekan-rekan, saudara RAT sebagai warga negara yang baik, juga aparatur pemerintahan akan berani bertanggung jawab, dan menghadapi proses ini," tandas Asep Guntur.
"Kami juga mengimbau tidak lari atau kabur ke mana pun. Dihadapi saja prosesnya," tegasnya.
RAT berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dituliskannya memiliki kekayaan Rp 56 miliar. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan ia menggunakan nominee dalam transaksi keuangannya. Ditemukan mutasi transaksi sekitar 500 miliar dari 40 rekening bank Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya, termasuk milik Mario Dandy Satriyo.
Di KPK, kasus dugaan kejanggalan harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo telah ditingkatkan ke proses penyelidikan. Hal itu setelah KPK melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan pada Rabu (1/3/2023).
Berita Terkait
-
Pintar Nian Mario Dandy Satriyo, Tidak Cuma "Hajar" Bapak Sendiri, 5 Pejabat Publik "Diseretnya"
-
Mario Dandy Satriyo Dapat Restorative Justice? Kalau pun Keluarga Korban Bersedia, Negara Belum Tentu Mau Karena Ini Alasannya
-
Bagaimana Cara Sewa Safe Deposit Box Seperti yang Dipakai Rafael Alun? Ini Syarat dan Biayanya
-
Mario Dandy Satriyo Dapat Kado Dari Mantan Pacar, Enak atau Tidaknya Simak di Sini
-
Masih di Bawah Umur, Pacar Mario Dandy Satriyo Akan Tetap Diproses Secara Pidana
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati