Suara.com - Hujan lebat terjadi pada Senin di sejumlah daerah, mengakibatkan tanah longsor dan banjir. Salah satu daerah yang dilaporkan dilanda banjir pada Senin (20/3/2023) adalah Cianjur, Jawa Barat. Berikut sejumlah laporan singkat dari bencana alam tersebut.
Menerjang 2 Kecamatan
Dilaporkan ada dua kecamatan yang diterjang oleh banjir bandang di Cianjur, Jawa Barat. Dua kecamatan yang dipastikan diterjang banjir adalah Kecamatan Pacet dan Cugenang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Penyebab Banjir dan Korban Jiwa
Penyebab banjir disebutkan karena air sungai meluap. Dua daerah tersebut sudah diterpa hujan deras sejak Senin siang sampai malam. Ketinggian banjir sampai betis orang dewasa, menyebabkan warga terpaksa harus mengungsi. Mereka mendirikan tenda dan hunian darurat di daerah yang lebih aman.
Sejauh ini belum ada catatan adanya korban jiwa yang dilaporkan. Ratusan kepala keluarga bisa mengungsi dalam keadaan sehat. Warga juga berkoordinasi dengan aparat setempat untuk bekerjasama melakukan evakuasi jika air bah semakin tinggi menggenang di perkampungan.
Masalahnya tidak berhenti sampai di sini. Meskipun warga bisa mengungsi, namun mereka tidak bisa beristirahat dengan tenang karena terpal hunian darurat yang mereka pakai bocor dan bagian bawah ikut tergenang air bah. Tak hanya itu, dilaporkan juga bahwa beberapa hunian darurat dan rumah warga rusak terbawa banjir dan longsor.
Pihak aparat setempat sedang mengusahakan yang terbaik untuk menyediakan hunian darurat untuk warga.
Sekolah Terdampak dan Jalur Puncak-Cianjur Ditutup
Baca Juga: Ratusan Personel Polisi Turun Tangan Bantu Penanganan Bencana Alam di Solok Selatan
Akibat banjir tidak hanya rumah warga yang tergenang, sejumlah sekolah di Kecamatan Pacet tak bisa difungsikan seperti biasanya karena juga terendam banjir. Salah satunya adalah MTs Negeri Pacet Tergenang banjir.
Selain itu jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat ditutup. Jalur yang dikenal juga sebagai jalur Sate Sinta, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang ditutup sementara karena longsor diakibatkan oleh hujan derat yang melanda kawasan tersebut. Jalur ini ditutup dengan tujuan untuk menghindari korban jiwa.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Total 48 Warung di Parang Gombong Purwakarta Hancur Diterjang Puting Beliung Senin Sore
-
Pembenahan Infrastruktur di Kawasan Tasbi Dua Terhalang Kewenangan, DSABMBK Kirim Alat Berat Bantu Kurangi Debit Air
-
Polisi Libatkan Ahli Untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
-
Disapu Banjir Bandang, Sawah 2 Hektar dan Kolam Ikan Milik Warga Cipatat Bandung Barat Hancur
-
Ratusan Personel Polisi Turun Tangan Bantu Penanganan Bencana Alam di Solok Selatan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi