Suara.com - Kapolres Rohil mengundang Masyarakat yang tergabung dalam kelompok Koperasi Sinembah Jaya Abadi Rohil dengan pihak PT. Gunung Mas Raya atau PT.Salim Ivomas Pratama Group di makosat Polres Rohil untuk duduk bersama dalam menyelesaikan permasalahan yang sudah lama ada sejak tahun 1998 silam, Selasa (21/3/2023).
Permasalahan ini berawal dari masyarakat yang menuntut hak kepada perkebunan PT. Gunung Mas Raya atau PT.Salim Ivomas Pratama Group, menurut masyarakat bahwa 20% dari sebagian lokasi perkebunan yang di kuasai seluas 12.825 Hektar merupakan hak yang seharusnya dimiliki oleh masyarakat sedangkan pihak PT. Gunung Mas Raya juga memiliki argument yang bertolak belakang dengan masyarakat.
AKBP Andrian P selaku Kapolres Rokan Hilir menyampaikan kepada awak media bahwa pihak kepolisian hanya berusaha mengayomi serta memfasilitasi kedua belah pihak yang sedang berseteru untuk bisa menyelesaikan masalahnya dengan kepala dingin tanpa harus bertindak, yang bisa membuat terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya.
"Apa yang kami lakukan hari ini merupakan wujud fungsi kepolisian untuk selalu melayani dan mengayomi masyarakat, kami juga berusaha mengarahkan kedua belah pihak yang berseteru untuk duduk bersama dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah, serta kami juga mengundang pihak BPN, Dinas Koperasi dan Dinas Perkebunan untuk mengarahkan dan memberikan pencerahaan kepada kedua belah pihak yang sedang berseteru," jelas Andrian.
Suranto selaku Ketua Koperasi Sinembah Jaya Abadi Rohil yang mewakili masyarakat memberikan apreasi yang positif kepada Kapolres Rokan Hilir yang telah berupaya menyelesaikan masalah ini dengan memfasilitasi untuk duduk bersama dengan pihak PT. Gunung Mas Raya.
"Kami ucapkan terimakasih kepada Polres Rohil yang sudah memberikan fasilitas untuk mediasi kepada kami dengan pihak PT. Gunung Mas Raya, walaupun kami masih kecewa kepada pihak PT. Gunung Mas Raya yang tidak memberikan tanggapan atau jawaban yang pasti atas permasalahan ini", jelas Suranto tegas
Suranto berharap kepada pihak pemerintah atau pihak dinas yang terkait untuk bisa memberikan pencerahan agar permasalahan ini bisa cepat selesai, menurutnya permasalahan ini sudah berlarut-larut cukup lama sejak tahun 1998 silam yang membuat masyarakat cukup resah karna belum mendapatkan kepastian hukum terkait permasalahan ini.
"Kami akan terus berjuang dan berupaya menuntut hak, yang menurut kami adalah hak masyarakat kecil, kami masyarakat akan menempuh jalur hukum yang berlaku, apabila tidak mendapatkan kepastian dari pihak PT. Gunung Mas Raya terkait hal ini, dan kami berharap PT. Gunung Mas Raya agar terbuka hatinya untuk dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik, sehingga tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat", tutup dan harapnya.
Pihak PT. Gunung Mas Raya yang diwakili oleh Rudini Silaban juga memberikan tanggapan setelah selesai mediasi kepada awak media, bahwa pihaknya akan selalu mengacu kepada peraturan ataupun perundang-undangan yang berlaku.
Baca Juga: SIM Keliling Purwakarta Selasa 21 Maret 2023 Ada Disini
Mediasi terlaksana dengan aman dan lancar, dan kedua belah pihak terlihat saling bersalaman walaupun belum ada titik terang yang di dapatkan dalam permasalahan ini.
Berita Terkait
-
Keluarga Ungkap Banyak Kejanggalan, Kapolri Diminta Bentuk Tim Pengungkap Fakta Kematian Bripka AS
-
Lebih Dekat Dengan Masyarakat, Polisi Purwakarta Luncurkan Program Asa Bhabin
-
Cerita Gadis Malang di Lahat, Ditipu Polisi Rp103 Juta Karena Diiming-Imingi Bakal Dinikahi
-
Geger Temuan Mayat Bayi di Saluran Irigasi Desa Karangnangka Purbalingga
-
Polres Kebumen Tangkap Kakek 50 Tahun Gara-gara Sabu
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
-
Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global
-
Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode
-
Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!