Dalam tangkap layar yang diunggah akun Twitter @y*na*tar, juga dijelaskan sepesifikasi dari undangan yang akan dicetak dengan anggaran Rp80 juta itu.
Adapun spesifikasi undangn tersebut adalah sebagai berikut:
- Amplop kartu Undangan ukuran 220 mm x 170 mm
- Kartu undangan dan amplop cetak berwarna
- Berlogo dan tulisan DPRD Provinsi Lampung berwarna
- Bahan Kingstruk atau art paper 210 gram
Dalam tangkapan layar itu juga tertera tandatangan pejabat pembuat komitmen atas nama Agus Setiawan dan tertera tanggal 23 Februari 2023.
Hitung-hitungan warganet
Warganet yang sudah kadung ikut geram dengan anggaran cetak undangan Rp80 juta akhirnya mencoba untuk menghitung sendiri biayanya.
Salah satunya dilakukan oleh akun Twitter @v*qha*i. Ia mencoba menghitung biaya cetak undangan dengan spesifikasi yang sama seperti yang digunakan DPRD Lampung, lantas mengecek harga pasarannya.
Menurut akun itu, dengan spesifikasi dan jumlah undangan yang sama, biaya yang diperlukan untuk mencetak undangan tersebut tak sampai setengah dari yang dianggarkan oleh DPRD Lampung.
“Memang mahal sih kalau pake spesifikasi diatas.. tapi ya untuk 4000 undangan totalnya Rp 32 juta kalau di percetakan web ini. mungkin di daerah percetakannya mahal anngap 10rb/undangan ya cuma 40.000.000,” cuit akun tersebut.
Warganet beri kritik keras
Terungkapnya rencana DPRD Lampung mencetak undangan dengan anggaran yang fantastis menyulut kritik keras dari warganet.
Mereka umumnya mengecam besaran anggaran cetak undangan tersebut dan menganggapnya sebagai upaya untuk mencuri uang rakyat.
“Yaelah padahal pake gform aja buat rsvp lebih gampang dan efisien,” cuit salah satu warganet.
“Inilah mirisnya negara ini. Kita kerja susah payah, bayar pajak.. duitnya oleh negara dihambur hamburkan lalu ngmg negara kesulitan, apbn menipis. Pdhl pemborosan gak karuan,” sambung warganet lainnya.
“Undangan pernikahan CEO ruang guru yang buagus banget itu aja 80-100rb per pcs.. kalo x 85 = 6.8jt - 8jt yaa.. selanjutnya mikir sendiri aja sisanya kemana haha,” timpal warganet lainnya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Selain Jahe dan Lidah Buaya, Berikut Rekomendasi Tanaman Obat yang Wajib Ada di Rumah
-
Akibat Konten Makan Babi Viral, Lina Mukhrejee Menyerah Hingga Minta Maaf dan Siap Diperiksa Polisi
-
Tes IQ: Selesaikan Persamaan dengan Memindahkan Satu Batang Korek Api, Waktu Anda Terbatas!
-
Baru Bebas dari Penjara, Seungri Ex BIGBANG Ajak Teman Pergi Clubbing
-
BEM UI Kritik Pengesahan Perppu Cipta Kerja, Foto Puan Maharani Diedit Berbadan Tikus: Dewan Perampok Rakyat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan
-
Sebut Angkatan Laut AS Bajak Laut, Trump: Ini Bisnis yang Sangat Menguntungkan
-
Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat