Menanggapi hal tersebut, banyak masyarakat yang turut mempertanyakan jumlah nominal fantastis tersebut dan tidak percaya dengan pernyataan Kemenkeu. Berikut beberapa tanggapannya.
“Santunannya puluhan miliar pak?” tulis seorang warganet.
"Harta kekayaan MSZ sebelum dapat santunan Boeing tahun 2018 (Rp 1.472.230.023), tahun 2019 (Rp 4.191.608.040). Harta setelah dapat santunan Boeing 2020 (Rp 35.110.916.329), tahun 2021 (Rp 58.256.213.500). Boeing hebat," sindir warganet.
“Sebelumnya yang naik ribuan persen gegara barang antik, sekarang dapet santunan dari Boeing. Makin ada-ada aja alasan naiknya kekayaan,” sentil warganet.
“Padahal lebih bagus kalau Kemenkeu melakukan kebijakan pembuktian terbalik, di mana para aparatnya—khususnya di Dirjen Pajak dan Bea Cukai—yang disinyalir berharta berlebihan dan tak jelas asalnya untuk membuktikan. Namun berat kalau ternyata masalahnya sistemik. Semua kena,” komentar warganet.
“Kakak temen gue juga jadi korban (Lion Air) tapi gak melejit gitu sih,” tambah yang lain.
“Santunannya gede banget yah,” tulis warganet lain yang menyoroti nominal santunan.
Harta Kekayaan MSZ Sebelum Dapat Santunan Boeing 12/2018 (Rp 1.472.230.023) 12/2019 (Rp 4.191.608.040) Harta setelah dapat Santunan Boeing 2020 s.d 2021 12/2020 (Rp 35.110.916.329) 12/2021 (Rp 58.256.213.500) - Boeing Hebat.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Baca Juga: Harta Tercatat Naik Rp107 Miliar, Gubernur Herman Deru Sebut Penyebabnya Karena Ini
Berita Terkait
-
Harta Tercatat Naik Rp107 Miliar, Gubernur Herman Deru Sebut Penyebabnya Karena Ini
-
Akibat Ulah Istri Pamer Harta di Medsos, Pejabat Ditjen Hubla Dipanggil Kemenhub
-
Fakta di Balik Harta Fantastis Calon Hakim Agung Triyono Martanto: Warisan dari Ibu
-
Sosok AKP Agnis Juwita Manurung yang Suka Pamer Gaya Hidup Mewah dari Sepeda Rp52,6 Juta Hingga Tas LV RP30 Juta
-
Lagi-Lagi Kekayaan! Sosok Eks Pejabat Pajak Ini Disoroti Netizen Karena Kekayaan Tembus 51 Miliar
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang