Suara.com - Beredar narasi yang mengklaim Presiden Joko Widodo ngotot tiga periode sampai rela membayar Rp500 T ke Bawaslu demi menjegal Anies Baswedan.
Narasi tersebut diunggah oleh akun YouTube SARJANA MUDA. Akun ini mengunggah video dengan thumbnail yang memperlihatkan Presiden Jokowi menyerahkan amplop dengan narasi seolah-olah membayar Rp500 T ke Bawaslu untuk jabatan 3 periode.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut.
"BREAKING NEWS ~ NGOTOT 3 PERIODE !! JOKOWI RELA BAYAR 500 T KE BAWASLU DEMI JEGAL ANIES"
"DEMI AMBIS 3 PERIODE JOKOWI RELA BAYAR 500 T KE BAWASLU DEMI JEGAL ANIES"
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Narasi yang menyebutkan Jokowi rela membayar Rp500 T ke Bawaslu demi jegal Anies itu tidak benar.
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video tersebut hanya berisi potongan video yang tidak saling berkaitan.
Baca Juga: Berapa Ukuran Gelas untuk Memenuhi Kebutuhan 8 Gelas Sehari Saat Puasa? Simak penjelasannya
Salah satu cuplikan video memperlihatkan kegiatan Anies Baswedan yang identik dengan video saat Anies bersilaturahmi dengan Ulama, Habib, dan para tokoh se-Madura. Video lain menunjukkan pakar Hukum dan Tata Negara Refly Harun.
Selain itu, narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel yang dipublikasikan pantau.com pada 19 Maret 2023 berjudul "Bawaslu Sebar SMS Larang Safari Politik Anies, Refly Harun: Bikin Ngakak dan Kurang Kerjaan!".
Narator juga membacakan artikel liputan6.com yang dipublikasikan pada 16 Maret 2023 berjudul "Tolak Kedatangan Anies Baswedan di Jatim, Kelompok PNIB Tebar Spanduk di Sejumlah Lokasi".
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi yang menyebutkan Jokowi rela bayar Rp500 T ke Bawaslu demi jegal Anies adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Berapa Ukuran Gelas untuk Memenuhi Kebutuhan 8 Gelas Sehari Saat Puasa? Simak penjelasannya
-
CEK FAKTA: Asib Ali Hamili Kharisma Cehna, Usia Kandungan Sudah 3 Bulan? Simak Penjelasannya
-
CEK FAKTA: Alhamdulillah, Tia Pemulung Cantik Bertemu dengan Sang Ibu Karena Najwa Shihab, Benarkah?
-
Cek Fakta: BREAKING NEWS! Nikita Mirzani Minta 'Ampun' Saat Bertemu Najwa Shihab?
-
Elite Parpol Koalisi Pemerintah Bakal Berkumpul Pada Minggu 2 April di DPP PAN
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar