Suara.com - Seorang anak perempuan di bawah umur menjadi korban penganiayaan teman sebayanya di sebuah taman yang berada di kawasan Papango, Jakarta Utara pada Selasa (4/4/2023).
Aksi tersebut viral setelah rekaman videonya diunggah di media sosial, salah satu akun yang mengunggahnya yakni @tarunaboiss.
Dari video singkat yang dibagikan, telihat salah seorang anak wanita yang mengenakan hijab cokelat melakukan penganiayaan terhadap seorang anak lainnya yang sedang duduk di atas bangku.
"Jangan ditiru," tulis akun tersebut, dikutip Rabu (5/4/2023).
Sementara itu, Kapolsek Tanjung Priok Kompol Nazirwan mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian tersebut.
"Kejadian ini berlangsung Selasa malam, pukul 20.00 terjadi," kata Nazirwan saat dikonfirmasi, Rabu.
Saat ini, kata Nazirwan, pihaknya telah mempertemukan keluarga korban dengan keluarga anak berhadapan dengan hukum (ABH).
"Kita sudah ambil langkah dengan mempermukan keluarga korban dengan keluarga anak berhadapan hukum. Statusnya, antara korban dan pelaku, masih di bawah umur," ucapnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif atau penyebab perundungan ini bisa terjadi. Nazirwan juga mengaku, jika hingga saat ini baru satu anak yang melakukan aksi penganiayaan tersbut.
Baca Juga: Minta Sidang Mario Dandy dan Shane Lukas Terbuka, Ayah David Ozora: Kan Mereka Bukan Anak-Anak
"Masih mendalami apa yang mendasari perundungan. Sementara masih satu orang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya
-
Mahfud MD Sebut Kapolri Akui Rekrutmen Polri Ada Titipan: Dibuat Kuota Khusus untuk Masukkan Orang
-
Fakta Penting Stunting dan Upaya Nyata Mengatasinya
-
RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital
-
KPK Bantah Lindungi Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Rieke 'Oneng' Desak Negara Serius Tangani Isu Child Grooming, Singgung E-Book Aurelie Moeremans
-
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
-
BK DPR Ungkap Jantung RUU Perampasan Aset: Aset Rp 1 Miliar Bisa Disita
-
Bukan Hanya Nadiem, Ini Alasan Kejaksaan Sering Minta Bantuan TNI untuk Pengamanan Kasus Korupsi
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?