Suara.com - Sudahkah Anda mendengar bahwa akan terjadi fenomena alam gerhana Matahari dalam waktu kurang dari dua pekan ke depan? Fakta gerhana Matahari 20 April 2023 akan disajikan di bawah ini, lengkap dengan sekilas pembahasannya.
Menariknya, gerhana matahari 20 April 2023 ini terjadi hanya beberapa hari saja sebelum lebaran 2023 atau Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
Seperti yang diketahui secara luas, gerhana Matahari terjadi saat Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus. Penampakan Matahari akan terhalang oleh Bulan, dan fenomena ini dapat diamati dari Bumi yang menjadi tempat jatuhnya sinar matahari.
1. Gerhana Matahari Hybrid
Gerhana yang akan terjadi ini disebut hybrid, karena akan dapat diamati dalam dua bentuk fenomena yang berbeda. Gerhana Matahari Hybrid akan tampak sebagai gerhana Matahari cincin di beberapa area, dan gerhana matahari total di beberapa area lain.
Biasanya, kedua jenis gerhana Matahari ini tidak terjadi bersamaan. Namun karena posisi dinamis Matahari, Bulan, dan Bumi, maka kali ini gerhana hybrid tersebut akan dapat dinikmati, dan Indonesia menjadi salah satu negara yang dapat melihat keduanya di tempat berbeda.
2. 3 Macam Bayangan Bulan
Jika biasanya bayangan Bulan yang muncul karena gerhana Matahari ini adalah umbra dan penumbra saja, kini pada fenomena gerhana hybrid setidaknya ada tiga jenis bayangan bulan yang akan muncul. Pertama antumbra, penumbra, dan umbra.
Antumbra adalah bayangan yang tercipta pada gerhana Matahari cincin, kemudian penumbra adalah bayangan yang tercipta dari gerhana Matahari sebagian, dan umbra adalah bayangan yang terjadi karena gerhana Matahari total ketika semua piringan Matahari tertutup oleh bulan.
Baca Juga: Amalan Gerhana Matahari 2023 Lengkap dengan Doanya Agar Mendapat Pahala Berlimpah
3. Gerhana Pertama di Tahun 2023
Pada tahun 2023 sendiri diprediksi akan terjadi sedikitnya empat kali gerhana. Dua diantaranya adalah gerhana Matahari, dan dua sisanya adalah gerhana Bulan.
Gerhana yang akan terjadi pada tanggal 20 April 2023 ini adalah gerhana matahari 2023 pertama yang bisa diamati di Indonesia. Tentu jika Anda bisa menempatkan diri pada tempat dan waktu yang tepat, Anda bisa menikmati fenomena ini.
Selanjutnya akan ada gerhana Bulan penumbra yang diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 hingga 6 Mei 2023, yang dapat diamati dari wilayah Indonesia.
Gerhana berikutnya adalah gerhana Matahari, yang diperkirakan terjadi pada tanggal 14 Oktober 2023. Namun gerhana Matahari kedua ini tidak tampak dari Indonesia.
Gerhana terakhir adalah gerhana Bulan yang akan terjadi pada tanggal 29 Oktober 2023 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Yaqut Disebut 'Getok' Rp84 Juta Per Jemaah Haji Khusus
-
CCTV di Salemba Disisir, Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang
-
Nekat Pakai Mobil Dinas Buat Mudik 2026? ASN DKI Jakarta Siap-siap Kena Sanksi Disiplin
-
Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang