Suara.com - Pegiat media sosial Rizal Ramli memberikan sindiran terkait keterlibatan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam penyelidikan kasus transaksi janggal Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan.
Melalui akun Twitternya, Rizal Ramli awalnya memuji langkah Menko Polhukam Mahfud MD yang mengumumkan Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) telah membentuk satgas untuk mengusut transaksi mencurigakan di tubuh Kemenkeu. Menurutnya, pembentukan satgas itu merupakan langkah yang tepat.
Namun, mantan menteri era Gus Dur ini memberikan sindiran menohok karena satgas itu turut melibatkan Menkeu Sri Mulyani. Ia menilai keterlibatan Menkeu dalam tim gabungan itu justru dinilai membuat situasi akan semakin 'ambyar'.
Rizal Ramli pun menggambarkan pembentukan satgas dengan melibatkan Sri Mulyani sebagai 'joke of the month' atau candaan terbaik bulan ini. Ia pun turut membubuhkan beberapa emoji tertawa saat memberikan opininya tersebut.
"Joke of the month. Pak Mahfud bikin Satgas (untuk usut kasus dugaan transaksi janggal di Kemenkeu) adalah langkah bagus. Tapi ngajak Menkeu SMI (Sri Mulyani Indrawati), si pokok masalah ya ambyar," cuit Rizal Ramli dalam akun Twitternya, Selasa (11/4/2023).
Sontak, sindiran menohok Rizal Ramli lewat akun Twitter @RamliRizal itu ramai mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya itu telah di-retweet 180 kali dan mendapatkan sedikitnya 500 tanda suka.
Warganet juga membanjiri kolom komentar cuitan Rizal Ramli dengan beragam pendapat. Mulai dari membela pendapatnya soal keterlibatan Sri Mulyani, hingga tidak setuju dan memberikan kritikan atas opini tersebut.
"Memang absurd sih, membentuk satgas tapi anggota satgas-nya bagian dari masalah itu. Apa gak kuatir ada konflik kepentingan nantinya? Yang satu ingin membuka, di sisi lain tak ingin terbuka," kritik warganet.
"Memang ajaib cara pemerintahan ini menyelesaikan kasus," sentil warganet.
"Ada SMI. Hmmmm mana ada jeruk makan jeruk," celetuk warganet.
"Mungkin Pak Ramli Rizal dan Pak Mahfud MD sebagai murid Gus Dur harus bersatu jadi capres dan cawapres untuk mewujudkan idealisme Gus Dur yang belum kesampaian. Ini yang terbaik secara track record dan prestasi daripada calon lainnya," saran warganet.
"Seharusnya ngajak orang macam om Ramli Rizal, setidaknya heboh di media, walaupun kerja 0," sindir warganet.
"Waduh piye iki Pak Mahfud MD? Apa benar melibatkan bu Sri dalam satgas khusus? Kenapa nggak dinonaktifkan sementara waktu? Untuk menghindari konflik kepentingan kalau mau bersih-bersih jangan tanggung-tanggung Pak?" tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Putusan Tunda Pemilu PN Jakpus Ditolak PT DKI Jakarta, Mahfud MD Beri Selamat ke KPU dan Tegaskan Pemilu Sesuai Jadwal
-
Mahfud MD dan Sri Mulyani Hadiri RDP Komisi 3 DPR RI, Benny K Harman Samakan Kasus Uang Rp.349 Triliun dengan Century
-
Mahfud MD dan Sri Mulyani Penuhi Undangan Rapat Bahas Transaksi Rp 349 Triliun di Komisi III
-
CEK FAKTA : Presiden Jokowi Tak Main-Main, Pecat Sri Mulyani dari Kemenkeu dengan Tidak Hormat
-
Sri Mulyani Dipastikan Hadir ke DPR Bahas Transaksi Janggal Rp349 Triliun
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?