Suara.com - Tokoh-tokoh yang bakal bertarung di Pemilu 2024 tidak hanya menarik perhatian masyarakat Indonesia. Para investor dari negara lain pun mulai 'melirik' siapa calon presiden yang dinilai cocok melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Jokowi.
Hal ini pun diungkap oleh Menteri Investasi Indonesia, Bahlil Lahadalia saat menghadiri acara Hannover Mers di Jerman, Minggu (16/4/2023). Ia mengaku kerap ditanya oleh para investor Eropa terkait siapa 'the next' presiden Indonesia.
"Hampir semua pengusaha dan investor di Eropa bertanya kepada saya, siapa the next (presiden) yang akan memimpin Indonesia? Apakah masih sama komitmennya dengan Presiden Jokowi atau tidak?" beber Bahlil di dalam siaran di YouTube Sekretariat Presiden.
Bahlil pun mengungkap bahwa dirinya cuma bisa bungkam karena tidak memiliki jawaban. Menurutnya, hal itu memang menjadi pertanyaan masyarakat Indonesia.
Karena itu ia mengajak semua kalangan bersatu untuk meyakinkan investor asing bahwa kondisi Indonesia akan baik-baik saja di masa depan.
Peran Bahlil sendiri di dunia investasi Indonesia sudah dimulai sejak dirinya menjabat sebagai Menteri Investasi pada 2021 lalu. Berbagai kerjasama nasional maupun internasional sudah dijalani oleh Bahlil, demi dmeningkatkan nilai investasi di Indonesia.
Sepak terjang Bahlil di dunia pemerintahan sendiri bukanlah perjalanan yang mudah. Pria kelahiran Maluku Tengah ini merupakan mantan aktivis saat dirinya masih berkuliah di Port Numbay Economy College.
Bahlil pun mengawali kariernya sebagai seorang kondektur dan penjual kue saat masih duduk di bangku SMA. Saat dirinya berhasil melewati bangku kuliah dan lulus dari Port Numbay, ia pun bekerja sebagai pegawai di Sucofindo.
Kariernya menanjak ketika dirinya mendirikan perusahaan bernama PT Rifa Capital, PT Bersama Papua Unggul, dan PT Dwijati Sukses.
Baca Juga: Jokowi dan Kanselir Jerman Hadiri Opening Ceremony Hannover Messe 2023
Perjuangannya dalam dunia investasi pun dimulai saat dirinya memegang perusahaan PT Rifa Capital dan beberapa perusahaan lainnya di bidang transportasi dan properti.
Kesuksesan Bahlil di dunia korporasi dan investasi inilah yang membuatnya bertemu dengan Presiden Jokowi dan menjalin hubungan baik.
Mantan ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia ini pun pernah menjabat sebagai ketua tim kampanye Jokowi - Ma'ruf Amin pada pencalonan periode kedua 2019 lalu.
Ia pun diangkat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal oleh Jokowi sebagai lembaga yang menaungi dan juga memiliki hak penyelenggaraan penanaman modal di Indonesia.
Kemudian pada tahun 2021, Presiden Jokowi mengangkat Bahlil sebagai Menteri Investasi Indonesia setelah dibentuk Kementerian Investasi untuk pertama kalinya dalam sejarah pemerintahan Indonesia.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Jokowi dan Kanselir Jerman Hadiri Opening Ceremony Hannover Messe 2023
-
Netizen Ramai-ramai Dukung Mahfud MD Jadi Calon Presiden 2024
-
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Ikut Jokowi ke Jerman, Netizen: Kapasitasnya Apa?
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Nonaktifkan KPK Mulai Hari Ini, Benarkah?
-
Ironis! Ditengah Jalan yang Rusak, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Punya Koleksi Mobil dan Sepeda Ratusan Juta
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!
-
Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu
-
Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi
-
Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?