Suara.com - Seperti apa tradisi takbiran di berbagai negara? Apakah di Arab Saudi, malam takbiran Idul Fitri dirayakan seperti di Indonesia? Agar tak penasaran, yuk simak informasi di bawah ini.
Meskipun hari terakhir Ramadhan dirayakan dengan meriah di Indonesia, rupanya di Turki tak ada malam takbiran. Lantas seperti apa situasi di sana ketika Ramadhan berakhir?
1. Tradisi Takbiran di Arab Saudi
Sebagai negara tempat agama Islam berasal, banyak yang penasaran dengan tradisi takbiran di Arab Saudi. Merangkum berbagai sumber, perayaan malam Idul Fitri di Arab Saudi dilangsungkan secara meriah.
Orang-orang akan berkumpul di masjid untuk meneriakkan takbir, namun tanpa iringan musik atau beduk. Biasanya akan ada pawai di malam terakhir Ramadhan ini.
2. Tradisi Takbiran di Mesir
Malam takbiran di Mesir juga berlangsung meriah di mana warga akan turun ke jalan dan keliling sambil meneriakkan takbir. Beberapa ada yang berkumpul di masjid dan berbagi makanan khas yaitu Ranca.
3. Tradisi Takbiran di Turki
Pada umumnya, hari raya yang dirayakan secara meriah di Turki adalah Idul Adha, bukan Idul Fitri. Itulah sebabnya, mengapa di Turki malam takbiran terlihat biasa saja. Hanya beberapa masjid yang mengumandangkan takbir
Baca Juga: Mesir Akan Rayakan Idul Fitri pada 21 April
Namun, bukan berarti Idul Fitri tak dirayakan di Turki. Biasanya, warga di sini membagikan manisan, dari orang tua pada anak-anak untuk dimakan bersama. Tradisi ini disebut dengan Ramadan Bayram.
4. Tradisi Takbiran di India
Lebaran di India dirayakan cukup meriah dan tak jauh berbeda dengan di Indonesia, di mana umat muslim di sana akan membeli pakaian tradisional baru. Tradisi ini dinamakan dengan Chand Raat.
Selanjutnya, wanita muslim di India akan menghiasi tangan mereka dengan henna lalu merayakan hari kemenangan dengan menyantap senvai, yaitu makanan khas Idul Fitri di India.
5. Tradisi Takbiran di Maroko
Di Maroko, Idul Fitri juga tak dirayakan dengan meriah. Tak ada takbir keliling dan masjid tak mengumandangkan suara takbir. Di negara ini, malam terakhir Ramadhan adalah hari raya kecil, namun Idul Adha akan dirayakan secara besar-besaran.
Berita Terkait
-
Mesir Akan Rayakan Idul Fitri pada 21 April
-
Jadi Tradisi Saat Lebaran, Ini Asal Mula Kebiasaan Bagi-Bagi Uang di Hari Raya Idul Fitri
-
Idul Fitri Hari Jumat 21 April 2023, Wajib Sholat Jumat atau Tidak?
-
6 Cara Membalas Ucapan Selamat Idul Fitri, Arab Latin Lengkap dengan Artinya
-
50+ Kartu Ucapan Lebaran 2023 Download Gratis, Kirim Jadi Broadcast WA Selamat Idul Fitri 1444 H
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional